Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Ditangkap Warga Gunakan Pancing, Buaya 4,65 Meter Berusia 40 Tahun Mati Setibanya di Penangkaran

Ditangkap Warga Gunakan Pancing, Buaya 4,65 Meter Berusia 40 Tahun Mati Setibanya di Penangkaran
Buaya sepanjang 4,65 meter mati di penangkaran PPS Air Jangkang. (kompas.com)
Senin, 06 Januari 2020 07:37 WIB
PANGKALPINANG - Buaya sepanjang 4,65 meter mati tak lama setelah tiba di lokasi penangkaran di PPS Air Jangkang, Bangka Belitung.

Buaya jantan tersebut ditangkap warga menggunakan pancing di Pangkalraya, Sungai Selan, Bangka Tengah, Bangka Belitung, pada Jumat (3/1/2020) lalu.

Dikutip dari kompas.com, predator yang ditaksir berumur 40 tahun lebih itu menderita kerusakan organ pencernaan serta kelelahan saat proses penangkapan pada Jumat lalu.

''Saat tiba di PPS Air Jangkang pupil matanya sudah mengecil dan terlihat lemah. Akhirnya mati tidak lama di PPS," kata Animal Rescue Alobi Bangka Belitung, Valentino kepada Kompas.com, Ahad (5/1/2020).

Buaya tersebut kemudian dikuburkan di area PPS Air Jangkang. Sebuah ekskavator digunakan untuk mengangkat bangkai hewan purba itu.

Proses penangkapan buaya menggunakan pancing, kata Valentino, sangat berisiko merusak organ bagian dalam hewan reptil tersebut. Sebab, buaya yang sudah terkena pancing akan ditarik paksa ke daratan.

''Banyak kasus buaya yang terkena pancingan. Sebagian besar mati,'' ujar dia.

Kepala Resor Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Kepulauan Bangka Belitung Septian Garo mengatakan, penangkapan buaya di Pangkalraya atas inisiatif warga setempat yang merasa terancam.

Ada dua ekor buaya yang ditangkap warga, satu ekor mati sebelum proses evakuasi ke penangkaran dilakukan.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww