Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
11 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
10 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
7 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
14 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
5
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
10 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
6
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
Politik
12 jam yang lalu
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun

Ditangkap Warga Gunakan Pancing, Buaya 4,65 Meter Berusia 40 Tahun Mati Setibanya di Penangkaran

Ditangkap Warga Gunakan Pancing, Buaya 4,65 Meter Berusia 40 Tahun Mati Setibanya di Penangkaran
Buaya sepanjang 4,65 meter mati di penangkaran PPS Air Jangkang. (kompas.com)
Senin, 06 Januari 2020 07:37 WIB
PANGKALPINANG - Buaya sepanjang 4,65 meter mati tak lama setelah tiba di lokasi penangkaran di PPS Air Jangkang, Bangka Belitung.

Buaya jantan tersebut ditangkap warga menggunakan pancing di Pangkalraya, Sungai Selan, Bangka Tengah, Bangka Belitung, pada Jumat (3/1/2020) lalu.

Dikutip dari kompas.com, predator yang ditaksir berumur 40 tahun lebih itu menderita kerusakan organ pencernaan serta kelelahan saat proses penangkapan pada Jumat lalu.

''Saat tiba di PPS Air Jangkang pupil matanya sudah mengecil dan terlihat lemah. Akhirnya mati tidak lama di PPS," kata Animal Rescue Alobi Bangka Belitung, Valentino kepada Kompas.com, Ahad (5/1/2020).

Buaya tersebut kemudian dikuburkan di area PPS Air Jangkang. Sebuah ekskavator digunakan untuk mengangkat bangkai hewan purba itu.

Proses penangkapan buaya menggunakan pancing, kata Valentino, sangat berisiko merusak organ bagian dalam hewan reptil tersebut. Sebab, buaya yang sudah terkena pancing akan ditarik paksa ke daratan.

''Banyak kasus buaya yang terkena pancingan. Sebagian besar mati,'' ujar dia.

Kepala Resor Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Kepulauan Bangka Belitung Septian Garo mengatakan, penangkapan buaya di Pangkalraya atas inisiatif warga setempat yang merasa terancam.

Ada dua ekor buaya yang ditangkap warga, satu ekor mati sebelum proses evakuasi ke penangkaran dilakukan.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww