Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
20 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
21 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Polisi Tangkap Istri Hakim PN Medan yang Terbunuh

Polisi Tangkap Istri Hakim PN Medan yang Terbunuh
Brigjen Argo Yuwono. (inilah.com)
Selasa, 07 Januari 2020 21:34 WIB
JAKARTA - Polisi menangkap ZH, istri Jamaluddin, hakim PN Medan yang tewas terbunuh. ZH diduga dalang pembunuhan suaminya.

Dikutip dari inilah.com, selain menangkap ZH, polisi juga menangkap JP dan R, yang diduga orang suruhan ZH.

''Polda Sumatera Utara yang mem-backup Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada 3 pelaku, yang pertama adalah istri korban (ZH), kemudian 2 orang suruhannya (JP dan R),'' kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, Selasa (7/1/2020).

Brigjen Argo memastikan dari ketiga pelaku yang ditangkap, satu orang adalah otak pembunuh Jamaluddin. Dia adalah istri korban.

''Pelakunya 3, di mana otaknya itu istrinya sendiri,'' ucapnya.

Jamaluddin tewas dan ditemukan jasadnya oleh warga dalam mobil berpelat nomor BK-77-HD di area kebun sawit Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11/2019) lalu.

Dalam kasus ini, polisi sebelumnya telah memeriksa 48 orang saksi. Polisi masih terus memeriksa intensif para pelaku. ***

Editor:hasan
Sumber:inilah.com
Kategori:Ragam
wwwwww