Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
10 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
3
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
Nasional
18 jam yang lalu
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
4
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
10 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
5
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua
Nasional
11 jam yang lalu
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua
6
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
Ekonomi
9 jam yang lalu
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung

Dikabarkan Akan Tangkap Sekjen PDIP Hasto, Tim KPK Sempat Ditahan di PTIK dan Dites Urine, Begini Penjelasan Polri

Dikabarkan Akan Tangkap Sekjen PDIP Hasto, Tim KPK Sempat Ditahan di PTIK dan Dites Urine, Begini Penjelasan Polri
Brigjen Pol Argo Yuwono. (merdeka.com)
Jum'at, 10 Januari 2020 14:15 WIB
JAKARTA - Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat ditangkap dan ditahan polisi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Rabu (8/1/2020).

Dikutip dari merdeka.com, beredar kabar, tim KPK mendatangi PTIK karena bermaksud menangkap Sekjen PDIP Hasto Kristriyato, terkait kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Tak hanya ditahan, tim KPK kabarnya juga dipaksa menjalani tes urine.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono membenarkan, bahwa ada beberapa orang mendatangi PTIK pada Rabu, 8 Januari 2019. Saat itu, petugas menjalankan prosedur yang ada. Orang-orang itu pun diperiksa.

''Namanya kesatrian, wajar kalau ada orang yang tidak dikenal diperiksa oleh penjagaan,'' kata Argo di Pusat Latihan Multifungsi Mabes Polri, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/1).

Argo menerangkan, pihak penjagaan tak menemukan kartu tanda kepolisian maupun tanda pengenal dari PTIK.

''Kita tanyai dan semuanya mau ngapain, kita tanya semuanya,'' ujar dia.

Hendak Shalat

Belakangan diketahui mereka adalah tim KPK. Kedatangannya hendak shalat di masjid yang berada di lingkungan PTIK.

''Setelah kita tanya itu anggota KPK. Saat itu juga sudah dijemput oleh Direktur Penyelidikan,'' ujar dia.

Argo juga menepis isu yang berkembang bahwa kehadiran Tim KPK di PTIK disebut-sebut untuk menjemput Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

''Informasinya dia mau shalat di masjid ya,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww