Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
MPR RI
1 jam yang lalu
Terungkap Tabir Uang di Rekening Cleaning Service Kejagung Tajir
2
Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa
Hukum
21 jam yang lalu
Wanita yang Tewas di Kandang Buaya Kaltim Ber-KTP Jawa
3
Santri Diminta jadi Agen Perubahan melalui 'Resolusi Jihad' Melawan Pandemi
DPR RI
22 jam yang lalu
Santri Diminta jadi Agen Perubahan melalui Resolusi Jihad Melawan Pandemi
4
Gedung Kejagung Terbakar atau Dibakar? Legislator Minta Polri Transparan
Hukum
22 jam yang lalu
Gedung Kejagung Terbakar atau Dibakar? Legislator Minta Polri Transparan
5
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
Peristiwa
1 jam yang lalu
Peringati Hari Santri, Gus Jazil Gandeng Anak Jalanan dan Kaum Marjinal
6
Akses Keluar-Masuk Pesantren Ini Dibatasi Pasca 44 Orang Positif Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
Akses Keluar-Masuk Pesantren Ini Dibatasi Pasca 44 Orang Positif Covid-19

KPK Minta Harun Masiku Serahkan Diri, PDIP Diingatkan Tak Halangi Gerak Tim Satgas

KPK Minta Harun Masiku Serahkan Diri, PDIP Diingatkan Tak Halangi Gerak Tim Satgas
Harun Masiku. (tempo.co)
Jum'at, 10 Januari 2020 07:46 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku (HAR) sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Harun diduga terlibat suap terkait penetapan anggota DPR RI tahun 2019-2024. Selain Harun, KPK juga menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan dua orang lainnya sebagai tersangka.

Namun KPK belum berhasil menangkap Harun. Politikus PDIP itu lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (8/1).

"KPK meminta HAR segera menyerahkan diri ke KPK,'' kata Wakil Ketua KPK, Lilik Pintauli Siregar dalam konfrensi persnya di Markas KPK, Kamis (9/1/2020), seperti dikutip dari inilah.com.

Selain meminta Harun menyerahkan diri, KPK juga mengingatkan pihak lain tidak menghalangi gerak tim Satgas KPK.

''Pada pihak lain yang terkait dengan perkara ini agar bersikap kooperatif,'' tegas Lilik.

Sebelum mengumumkan para tersangka, tim Satgas KPK sempat menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan, namun ditolak dengan alasan tidak ada bukti kuat.

Dalam perkara ini, empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni Wahyu Setiawan (Komisioner KPU), Agustiani Tio Fridelina (mantan Anggota Bawaslu), Harun (Caleg PDIP) dan Saeful (staf atau kader PDIP).***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Ragam
wwwwww