Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini

Penjual Cendol yang Baik Hati Itu Tewas Terbakar bersama Putri Kecilnya yang Ingin Diselamatkannya

Penjual Cendol yang Baik Hati Itu Tewas Terbakar bersama Putri Kecilnya yang Ingin Diselamatkannya
Ilustrasi kebakaran. (int)
Jum'at, 10 Januari 2020 17:09 WIB
SOPPENG - Senni (40) dan putri kecilnya, Hasni (8), ditemukan tak bernyawa di puing rumahnya yang terbakar di Lingkungan Lamajekko, Kelurahan Batubatu, Kecamatan Marioriawa, Soppeng, Sulawesi Selatan, Jumat (10/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, Senni mulanya berhasil menyelamatkan diri saat kobaran api menghanguskan rumah panggung milik orangtuanya, Indo Wellang (65).

Namun ia kembali masuk menerobos kobaran api untuk menyelamatkan putrinya, Hasni yang saat itu sedang tertidur.

''Mamanya sempat lolos keluar, bahkan berteriak-teriak bangunkan warga, tapi masuk kembali ke dalam rumah karena anaknya masih di kamar tidur,'' kata Ridhawati (44), tetangga korban yang dikonfirmasi via pesan singkat.

Senni merupakan orangtua tunggal bagi dua anaknya, Awal (14) dan Hasni, setelah kematian suaminya, Essang, lima tahun lalu.

Pasca-kematian suaminya, Senni tinggal bersama orangtuanya dan bekerja sebagai penjual cendol di Pasar Batubatu, Kecamatan Marioriawa.

Di kalangan warga, Senni dianggap sebagai pedagang yang baik hati. Tidak jarang memberikan cendol secara gratis kepada pekerja bangunan mau pun tukang becak yang sering mangkal di sekitar pasar tempatnya berjualan.

''Selama ini korban dikenal dengan pribadi yang baik, jiwa sosialnya terhadap orang lain sangat tinggi," Kata Efendi.

Sementara polisi yang melakukan penyelidikan telah berhasil mengungkap penyebab kebakaran.

Api bersumber dari arus pendek listrik dari rumah Indo Wellang yang berbahan kayu dan menjalar ke rumah tetangga lainnya.

Jenazah kedua korban dimakamkan oleh pihak keluarga pada pukul 13.30 WITA.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww