Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
8 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
16 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya 'Perang'
Politik
18 jam yang lalu
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya Perang
4
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Politik
18 jam yang lalu
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
5
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
14 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
6
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
17 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya
Iustrasi harimau. (dok)
Sabtu, 11 Januari 2020 19:40 WIB
PALEMBANG - Martam (62), seorang petani di Talang Resam, Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Muara Enim, Sumatera Selatan, diserang harimau di kebunnya, Kamis (9/1) sore.

Dikutip dari merdeka.com, lokasi kejadian hanya berjarak hanya sekitar 30 meter dari pemukiman dan 600 meter dari hutan lindung.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat Martialis Puspito menjelaskan, saat mandi, korban merasa kaki kanannya ditahan sesuatu. Spontan dia kaget melihat harimau tepat di belakangnya dan berusaha mencakar pahanya.

Ads

Ketika korban menoleh dan bertatapan dengan harimau itu, mendadak harimau itu melepaskan cengkeraman dan duduk di depannya. Merasa aman, korban berlari ke pondok berjarak sekitar 20 meter.

Usai kejadian, korban pulang ke rumahnya di Desa Kota Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Muara Enim. Dia melapor ke kepala desa dan kantor polisi.

''Korban hanya mengalami luka gores sedikit di paha kanan karena waktu kejadian masih terpasang golok. Sarung Golok itu ada bekas cakar harimau,'' ungkap Martialis, Sabtu (11/1).

Sebelum kejadian, kata dia, warga melihat harimau di wilayah Tanjung Laut yang berada tak jauh dari TKP. Kebun itu merupakan penyangga dan berbatasan langsung dengan hutan lindung.

''Jaraknya sangat dekat dengan hutan lindung habitat harimau. Kami imbau petani lebih waspada, hindari ke kebun sendirian dan pada sore hari,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww