Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
24 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
3
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
23 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya

Terjadi di Muara Enim, Harimau Mendadak Lepas Cengkeraman Saat Bertatapan dengan Petani yang Diserangnya
Iustrasi harimau. (dok)
Sabtu, 11 Januari 2020 19:40 WIB
PALEMBANG - Martam (62), seorang petani di Talang Resam, Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Muara Enim, Sumatera Selatan, diserang harimau di kebunnya, Kamis (9/1) sore.

Dikutip dari merdeka.com, lokasi kejadian hanya berjarak hanya sekitar 30 meter dari pemukiman dan 600 meter dari hutan lindung.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat Martialis Puspito menjelaskan, saat mandi, korban merasa kaki kanannya ditahan sesuatu. Spontan dia kaget melihat harimau tepat di belakangnya dan berusaha mencakar pahanya.

Ketika korban menoleh dan bertatapan dengan harimau itu, mendadak harimau itu melepaskan cengkeraman dan duduk di depannya. Merasa aman, korban berlari ke pondok berjarak sekitar 20 meter.

Usai kejadian, korban pulang ke rumahnya di Desa Kota Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Muara Enim. Dia melapor ke kepala desa dan kantor polisi.

''Korban hanya mengalami luka gores sedikit di paha kanan karena waktu kejadian masih terpasang golok. Sarung Golok itu ada bekas cakar harimau,'' ungkap Martialis, Sabtu (11/1).

Sebelum kejadian, kata dia, warga melihat harimau di wilayah Tanjung Laut yang berada tak jauh dari TKP. Kebun itu merupakan penyangga dan berbatasan langsung dengan hutan lindung.

''Jaraknya sangat dekat dengan hutan lindung habitat harimau. Kami imbau petani lebih waspada, hindari ke kebun sendirian dan pada sore hari,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww