Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
18 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
17 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
Kesehatan
16 jam yang lalu
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
4
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
Hukum
17 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
5
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
14 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
6
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
6 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara

Di Purworejo Muncul Keraton Sejagat, di Bandung Ada Sunda Empire, Pengikutnya Berseragam Militer

Di Purworejo Muncul Keraton Sejagat, di Bandung Ada Sunda Empire, Pengikutnya Berseragam Militer
Pengikut Sunda Empire. (kompas.com)
Jum'at, 17 Januari 2020 19:46 WIB
BANDUNG - Kerajaan palsu ternyata tak hanya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, tapi juga ada di Kota Bandung, Jawa Barat, namanya Sunda Empire- Empire Earth.

Dikutip dari kompas.com, kerajaan fiktif Sunda Empire ini viral setelah diunggah Renny Khairani Miller di akun Facebooknya. Renny membagikan sejumlah foto kegiatan Sunda Empire pada 9 Juli 2019. Pada foto itu terlihat spanduk bertuliskan Sunda Empire-Earth Empire dengan ratusan orang mengenakan seragam ala militer.

Menanggapi hal tersebut, Direskrimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiyono mengatakan, pihaknya saat ini sudah memonitor kegiatan tersebut.

''Saya sudah memonitor itu, tapi kami masih pantau dan dalami apakah serupa dengan Keraton Agung Sejagat di Purwarejo, kan beda-beda ini. Memang sudah memonitor itu giat yang dimaksud,'' kata Hendra, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, Sunda Empire (SE)-Earth Empire (EE) tidak terdaftar sebagai ormas ataupun Organisasi Kepemudaan (OKP).

''Yang pasti SE-EE ini tidak terdaftar di Kesbangpol. Akan kita telusuri,'' ujar Ferdi Ligaswara saat dihubungi.

Dia memastikan gerakan yang dilakukan oleh SE-EE adalah nyeleneh serta menyalahi aturan.

''Jangan yang aneh-aneh. Tidak ada negara dalam negara,'' jelasnya.

Menurut dia, setiap organisasi atau kelompok yang ingin mendaftarkan diri di Kesbangpol harus sesuai dengan aturan dan mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

''Sudah jelas aturannya harus mengakui NKRI,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww