Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, terbakar, Sabtu (18/1/2020) malam. (kompas.com)
Minggu, 19 Januari 2020 16:27 WIB
POLEWALI MANDAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ludes dilalap api, Sabtu (18/1/2020) malam. Kebakaran mulai terjadi saat para santri shalat Magrib berjamaah.

Dikutip dari kompas.com, kebakaran hebat ini diduga dipicu hubungan pendek arus listrik dari salah satu ruangan. Api kemudian dengan cepat menyebar dan membakar ruangan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, saat santri sedang melaksanakan shalat Magrib.

Api diketahui bermula dari ruangan kantor, kemudian menyebar atau menjalar ke ruang guru dan laboratorium. Puluhan perangkat komputer dan berkas penting lainnya ludes terbakar.

''Apinya muncul pertama kali dari salah satu ruangan kantor dan merembet ke ruangan lain di sekitarnya. Waktu kejadian semua santri sedang shalat Magrib,'' kata Pembina Ponpes Al-Ihklas Lampoko, Imran Ado.

Ratusan santri yang turun tangan bersama warga melakukan pemadaman secara manual.

Namun, mereka mengalami kesulitan memadamkan api lantaran tak ada sumber air yang cukup dekat dari lokasi.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api baru dapat dikuasai tiga jam kemudian.

Pondok pesantren ini merupakan yang terbesar dan tertua di Polewali Mandar.

Ada sekitar 1.000-an santri yang mondok dan menimba ilmu di pesantren ini. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww