Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
10 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
10 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
9 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
6 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
14 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
10 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, terbakar, Sabtu (18/1/2020) malam. (kompas.com)
Minggu, 19 Januari 2020 16:27 WIB
POLEWALI MANDAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ludes dilalap api, Sabtu (18/1/2020) malam. Kebakaran mulai terjadi saat para santri shalat Magrib berjamaah.

Dikutip dari kompas.com, kebakaran hebat ini diduga dipicu hubungan pendek arus listrik dari salah satu ruangan. Api kemudian dengan cepat menyebar dan membakar ruangan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, saat santri sedang melaksanakan shalat Magrib.

Api diketahui bermula dari ruangan kantor, kemudian menyebar atau menjalar ke ruang guru dan laboratorium. Puluhan perangkat komputer dan berkas penting lainnya ludes terbakar.

''Apinya muncul pertama kali dari salah satu ruangan kantor dan merembet ke ruangan lain di sekitarnya. Waktu kejadian semua santri sedang shalat Magrib,'' kata Pembina Ponpes Al-Ihklas Lampoko, Imran Ado.

Ratusan santri yang turun tangan bersama warga melakukan pemadaman secara manual.

Namun, mereka mengalami kesulitan memadamkan api lantaran tak ada sumber air yang cukup dekat dari lokasi.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api baru dapat dikuasai tiga jam kemudian.

Pondok pesantren ini merupakan yang terbesar dan tertua di Polewali Mandar.

Ada sekitar 1.000-an santri yang mondok dan menimba ilmu di pesantren ini. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww