Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
19 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
21 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah

Ponpes Terbesar di Polewali Mandar Terbakar Saat Santri Shalat Magrib, Kerugian Miliaran Rupiah
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, terbakar, Sabtu (18/1/2020) malam. (kompas.com)
Minggu, 19 Januari 2020 16:27 WIB
POLEWALI MANDAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Lampoko, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ludes dilalap api, Sabtu (18/1/2020) malam. Kebakaran mulai terjadi saat para santri shalat Magrib berjamaah.

Dikutip dari kompas.com, kebakaran hebat ini diduga dipicu hubungan pendek arus listrik dari salah satu ruangan. Api kemudian dengan cepat menyebar dan membakar ruangan lainnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, saat santri sedang melaksanakan shalat Magrib.

Api diketahui bermula dari ruangan kantor, kemudian menyebar atau menjalar ke ruang guru dan laboratorium. Puluhan perangkat komputer dan berkas penting lainnya ludes terbakar.

''Apinya muncul pertama kali dari salah satu ruangan kantor dan merembet ke ruangan lain di sekitarnya. Waktu kejadian semua santri sedang shalat Magrib,'' kata Pembina Ponpes Al-Ihklas Lampoko, Imran Ado.

Ratusan santri yang turun tangan bersama warga melakukan pemadaman secara manual.

Namun, mereka mengalami kesulitan memadamkan api lantaran tak ada sumber air yang cukup dekat dari lokasi.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api baru dapat dikuasai tiga jam kemudian.

Pondok pesantren ini merupakan yang terbesar dan tertua di Polewali Mandar.

Ada sekitar 1.000-an santri yang mondok dan menimba ilmu di pesantren ini. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww