Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Sebut Sumber Api Kebakaran Lapangan Parkir Senayan City
Peristiwa
19 jam yang lalu
Warga Sebut Sumber Api Kebakaran Lapangan Parkir Senayan City
2
PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan
Pendidikan
12 jam yang lalu
PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan
3
Polisi Siapkan Pengamanan Demo Beruntun di Momentum 'Sumpah Pemuda'
Hukum
18 jam yang lalu
Polisi Siapkan Pengamanan Demo Beruntun di Momentum Sumpah Pemuda
4
Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Nasional
Politik
15 jam yang lalu
Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Nasional
5
Pemerintah Jajaki Kerjasama Penggunaan AI Pantau Taman Nasional Bali Barat
Lingkungan
18 jam yang lalu
Pemerintah Jajaki Kerjasama Penggunaan AI Pantau Taman Nasional Bali Barat
6
Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el
Hukum
17 jam yang lalu
Sudah Jerat Belasan Orang, KPK Lanjutkan Pemerikasaan Kasus KTP-el

Yusuf Kehilangan Nyawa Gara-gara Peluk dan Intip Istri Keponakan Saat Mandi

Yusuf Kehilangan Nyawa Gara-gara Peluk dan Intip Istri Keponakan Saat Mandi
Suryadi (kiri), pelaku pembunuhan pamannya, Muhammad Yusuf. (kompas.com)
Rabu, 22 Januari 2020 21:49 WIB
BANYUASIN - Suryadi (26), warga Desa Telok Payo Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), membunuh pamannya, Muhammad Yusuf (51), Ahad (19/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, pembunuhan itu terjadi di kebun kelapa milik pelaku di Desa Telok Payo , Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Suryadi mengaku kesal dengan pamannya karena sering mengintip dan memeluk istrinya.

''Paman saya itu tinggal di rumah sudah satu tahun. Saya kesal karena istri saya sering diintip saat mandi dan dipeluk-peluk,'' kata Suryadi di Mapolda Sumsel, Rabu (22/1/2020).

Suryadi mengatakan, awalnya istrinya bercerita kalau pamannya sering mengintipnya saat sedang mandi di rumah. Bahkan, Yusuf pun sempat memeluk istrinya dari belakang.

''Saya sempat tidak percaya, karena itu adalah paman saya sendiri,'' katanya.

Rasa penasaran pelaku akhirnya terjawab saat ia dan istrinya menuju kebun untuk membongkar rumah mertuanya.

Saat itu, ia melihat korban datang sembari membawa parang.

''Waktu saya lagi bongkar rumah di atas, saya lihat paman saya itu mendekati istri saya. Di situ aku langsung marah,'' ujarnya.

Dalam kondisi emosi, Suryadi dan Yusuf terlibat perkelahian. Ketika parang di tangan Suryadi, ia menyerang korban hingga tewas di tempat.

Pelaku bersama istrinya setelah itu langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara itu, Direktur Reser Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alfiani mengatakan, motif pembunuhan adalah akibat sakit hati.

''Pelaku merasa istrinya dilecehkan, sehingga membunuh korban,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww