Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
2
Ade Gunawan jabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Kulim Pertama
Umum
9 jam yang lalu
Ade Gunawan jabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Kulim Pertama
3
Cakapolri Sigit Usung Program Presisi
Nasional
22 jam yang lalu
Cakapolri Sigit Usung Program Presisi
4
Dampingi Sigit Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Dampingi Sigit Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri
5
Jika Sudah Dilantik jadi Kapolri, Gus Jazil Minta Listyo Sigit Rangkul Pesantren
Politik
20 jam yang lalu
Jika Sudah Dilantik jadi Kapolri, Gus Jazil Minta Listyo Sigit Rangkul Pesantren
6
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini
DPR RI
20 jam yang lalu
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini

Yusuf Kehilangan Nyawa Gara-gara Peluk dan Intip Istri Keponakan Saat Mandi

Yusuf Kehilangan Nyawa Gara-gara Peluk dan Intip Istri Keponakan Saat Mandi
Suryadi (kiri), pelaku pembunuhan pamannya, Muhammad Yusuf. (kompas.com)
Rabu, 22 Januari 2020 21:49 WIB
BANYUASIN - Suryadi (26), warga Desa Telok Payo Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), membunuh pamannya, Muhammad Yusuf (51), Ahad (19/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, pembunuhan itu terjadi di kebun kelapa milik pelaku di Desa Telok Payo , Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Suryadi mengaku kesal dengan pamannya karena sering mengintip dan memeluk istrinya.

''Paman saya itu tinggal di rumah sudah satu tahun. Saya kesal karena istri saya sering diintip saat mandi dan dipeluk-peluk,'' kata Suryadi di Mapolda Sumsel, Rabu (22/1/2020).

Suryadi mengatakan, awalnya istrinya bercerita kalau pamannya sering mengintipnya saat sedang mandi di rumah. Bahkan, Yusuf pun sempat memeluk istrinya dari belakang.

''Saya sempat tidak percaya, karena itu adalah paman saya sendiri,'' katanya.

Rasa penasaran pelaku akhirnya terjawab saat ia dan istrinya menuju kebun untuk membongkar rumah mertuanya.

Saat itu, ia melihat korban datang sembari membawa parang.

''Waktu saya lagi bongkar rumah di atas, saya lihat paman saya itu mendekati istri saya. Di situ aku langsung marah,'' ujarnya.

Dalam kondisi emosi, Suryadi dan Yusuf terlibat perkelahian. Ketika parang di tangan Suryadi, ia menyerang korban hingga tewas di tempat.

Pelaku bersama istrinya setelah itu langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Sementara itu, Direktur Reser Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alfiani mengatakan, motif pembunuhan adalah akibat sakit hati.

''Pelaku merasa istrinya dilecehkan, sehingga membunuh korban,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww