Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
21 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
21 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
14 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
4
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
12 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
5
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
12 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal
Ilustrasi digigit ular. (int)
Kamis, 23 Januari 2020 14:12 WIB
BANDUNG - AR, bocah berusia 11 tahun, warga Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dipatuk ular.

AR dipatuk ular jenis bungarus candidus saat bermain di rumahnya di Jalan Nagrog, Kecamatan Ujung Berung, Rabu (22/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, ibunda AR, Diah (38) di Bandung, Kamis menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut dia, pada saat itu anaknya bermain dengan ular sepanjang 1,5 meter dari pemberian orang tak dikenal.

''Tiba-tiba dapat ular dari orang tidak dikenal, bilangnya ularnya mau dijual. Warga juga sudah mengingatkan agar tidak main ular itu,'' kata Diah.

Dia mengaku tidak mengetahui saat anaknya dipatuk ular tersebut. Saat itu Diah sedang mengerjakan pekerjaan di luar rumahnya.

''Di rumah AR bilang digigit ular di bagian jari tengah, kemudian sempat diberi penanganan dengan berikan air panas dan garam,'' kata dia.

Kemudian Diah lantas membawa anaknya tersebut menuju rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Berung.

Namun sesampainya di Unit Gawat Darurat (UGD), menurutnya dokter menyatakan anaknya sudah meninggal. ''Setelah dikabarkan meninggal, langsung dibawa ke rumah untuk kemudian disiapkan pemakamannya,'' katanya.

Diah menjelaskan, AR merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut, kata Diah, dimakamkan siang hari setelah dinyatakan meninggal oleh dokter.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww