Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal
Ilustrasi digigit ular. (int)
Kamis, 23 Januari 2020 14:12 WIB
BANDUNG - AR, bocah berusia 11 tahun, warga Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dipatuk ular.

AR dipatuk ular jenis bungarus candidus saat bermain di rumahnya di Jalan Nagrog, Kecamatan Ujung Berung, Rabu (22/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, ibunda AR, Diah (38) di Bandung, Kamis menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut dia, pada saat itu anaknya bermain dengan ular sepanjang 1,5 meter dari pemberian orang tak dikenal.

''Tiba-tiba dapat ular dari orang tidak dikenal, bilangnya ularnya mau dijual. Warga juga sudah mengingatkan agar tidak main ular itu,'' kata Diah.

Dia mengaku tidak mengetahui saat anaknya dipatuk ular tersebut. Saat itu Diah sedang mengerjakan pekerjaan di luar rumahnya.

''Di rumah AR bilang digigit ular di bagian jari tengah, kemudian sempat diberi penanganan dengan berikan air panas dan garam,'' kata dia.

Kemudian Diah lantas membawa anaknya tersebut menuju rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Berung.

Namun sesampainya di Unit Gawat Darurat (UGD), menurutnya dokter menyatakan anaknya sudah meninggal. ''Setelah dikabarkan meninggal, langsung dibawa ke rumah untuk kemudian disiapkan pemakamannya,'' katanya.

Diah menjelaskan, AR merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut, kata Diah, dimakamkan siang hari setelah dinyatakan meninggal oleh dokter.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww