Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
19 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
17 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
4
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
20 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
19 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
19 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal

Bocah 11 Tahun Tewas Dipatuk Ular Pemberian Orang Tak Dikenal
Ilustrasi digigit ular. (int)
Kamis, 23 Januari 2020 14:12 WIB
BANDUNG - AR, bocah berusia 11 tahun, warga Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dipatuk ular.

AR dipatuk ular jenis bungarus candidus saat bermain di rumahnya di Jalan Nagrog, Kecamatan Ujung Berung, Rabu (22/1/2020).

Dikutip dari kompas.com, ibunda AR, Diah (38) di Bandung, Kamis menjelaskan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut dia, pada saat itu anaknya bermain dengan ular sepanjang 1,5 meter dari pemberian orang tak dikenal.

''Tiba-tiba dapat ular dari orang tidak dikenal, bilangnya ularnya mau dijual. Warga juga sudah mengingatkan agar tidak main ular itu,'' kata Diah.

Dia mengaku tidak mengetahui saat anaknya dipatuk ular tersebut. Saat itu Diah sedang mengerjakan pekerjaan di luar rumahnya.

''Di rumah AR bilang digigit ular di bagian jari tengah, kemudian sempat diberi penanganan dengan berikan air panas dan garam,'' kata dia.

Kemudian Diah lantas membawa anaknya tersebut menuju rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Berung.

Namun sesampainya di Unit Gawat Darurat (UGD), menurutnya dokter menyatakan anaknya sudah meninggal. ''Setelah dikabarkan meninggal, langsung dibawa ke rumah untuk kemudian disiapkan pemakamannya,'' katanya.

Diah menjelaskan, AR merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut, kata Diah, dimakamkan siang hari setelah dinyatakan meninggal oleh dokter.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww