Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang

Tinggal Serumah, Suami Selingkuhi Keponakan Istri Hingga Hamil dan Melahirkan, Bayinya Dibuang

Tinggal Serumah, Suami Selingkuhi Keponakan Istri Hingga Hamil dan Melahirkan, Bayinya Dibuang
Ilustrasi bayi. (int)
Jum'at, 24 Januari 2020 14:47 WIB
BULUKUMBA - Seorang pria berinisial SA (50) dan wanita berinisial SI (18), warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi karena membuang bayi hasil hubungan gelapnya.

Dikutip dari kompas.com, bayi malang yang dibuang tersebut ditemukan warga di Jembatan Raoa, Kajang, Kamis (23/1/2020).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra yang dikonfirmasi, Jumat (24/1/2020) mengatakan, SA merupakan suami dari tantenya SI. Kasus perselingkuhan itu terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan atas temuan sosok bayi di jembatan Raoa, Kajang. 

''Tidak ingin hubungan gelapnya diketahui warga, pasangan selingkuh itu lalu membuang bayi tersebut ke Jembatan Raoa, Kajang beberapa jam setelah melahirkan di rumahnya di Belleangin, Desa Possi Tanah, Kecamatan Kajang, Selasa (21/1/2020) dini hari,'' ungkap Berry.

Berry menjelaskan, bayi tersebut ditemukan warga di bawah Jembatan Raoa yang dikenal angker terbungkus kantong kresek.

Bayi tersebut ditemukan masih dalam kondisi hidup dan kini telah dirawat di RSUD Sulthan Dg Radja, Bulukumba.

''SA dan SI memang tinggal serumah. Istri SA bersaudara dengan ibu SI. SA dan SI kita sudah amankan dan masih terus menjalani pemeriksaan. Kasus ini sementara kami gelar untuk penetapan status keduanya,'' kata Berry. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww