Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Cegah Penyebaran Virus Corona, China Larang Rombongan Wisatawan ke Luar Negeri

Cegah Penyebaran Virus Corona, China Larang Rombongan Wisatawan ke Luar Negeri
Seorang petugas kesehatan merawat pasien terinfeksi virus corona. (dok)
Senin, 27 Januari 2020 10:11 WIB
BEIJING - Pemerintah China melarang perjalanan rombongan wisatawan ke luar negeri. Larangan ini diberlakukan mulai Senin (27/1/2020).

Kebijakan ini diberlakukan pemerintah China untuk mencegah penyebaran virus corona ke berbagai negara.

Dikutip dari kompas.com yang melansir NHK World-Japan, travel agent asal China menunda penjualan paket penginapan dan tiket pesawat selama beberapa waktu karena kebijakan pemerintah China tersebut.

Penangguhan penjualan paket wisata tersebut hingga saat ini masih belum diketahui akan berjalan berapa lama.

Pelarangan ini diumumkan pada Sabtu (25/1/2020). Seperti dikutip dari New York Times, pemerintah China menunda keberangkatan semua tur grup serta penjualan paket tiket dan hotel ke luar negeri.

Asosiasi agen perjalanan wisata China menuturkan bahwa grup tur yang tengah dalam perjalanan wisata di luar negeri, tetap bisa melanjutkan perjalanan tersebut.

Namun, travel agent harus terus memonitor kesehatan wisatawan yang mereka bawa.

Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk menahan penyebaran virus corona ke negara-negara lain.

Beberapa negara, termasuk Indonesia, sudah melakukan produser dengan pemasangan alat untuk memantau pelancong dari China yang dikhawatirkan pernah mengalami kontak dengan virus corona.

Pelarangan warga China untuk berkunjung ke luar negeri dipastikan akan memengaruhi industri pariwisata global, termasuk Indonesia.

Dalam lima tahun belakangan ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal China mengalami peningkatan.

Berdasarkan data dari BPS, jumlah wisatawan China ke Indonesia mencapai 2,06 juta pada tahun 2017. Jumlah wisman China meningkat menjadi 2,14 juta pada tahun 2018.

Sementara itu, periode Januari hingga November 2019, wisman asal China berada di angka 1,92 juta. Angka ini menempati China sebagai wisman terbanyak di peringkat kedua. Posisi pertama adalah wisman asal Malaysia. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww