Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
Politik
17 jam yang lalu
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
2
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
Kesehatan
24 jam yang lalu
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
3
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
Nasional
19 jam yang lalu
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
4
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
11 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
5
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
Politik
11 jam yang lalu
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK

Dua Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya Punya Utang ke Asabri Rp10,9 Triliun

Dua Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya Punya Utang ke Asabri Rp10,9 Triliun
Logo Asabri. (kompas.com)
Rabu, 29 Januari 2020 18:33 WIB
JAKARTA - Dua tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero), Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat, memiliki utang kepada PT Asabri (persero) Rp10,9 triliun.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Asabri Sonny saat rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Sonny menjelaskan, aset PT Asabri menurun setelah berinvestasi di perusahaan milik Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat.

Pihaknya telah meminta pertanggungjawaban kepada dua orang pengusaha itu terkait masalah tersebut.

Benny dan Hidayat, kata Sonny, mau bertanggung jawab dan bersedia membayarkan utang senilai Rp10,9 triliun itu.

''Akhirnya mereka komitmen, Anda (anggota DPR) saya berikan berkasnya, beliau sudah tanda tangan notariat, potensi kembali, kalau saya gabung dua orang, dua orang kurang lebih akan ketemu Rp 10,9 triliun," ujar Sonny, seperti dikutip dari kompas.com.

Sonny mengaku telah meminta pertanggungjawaban kedua orang tersebut pada pertengahan 2019 lalu.

''Tanggung jawab beliau sudah kita minta karena pertengahan 2019 ketika sahamnya semakin menurun tidak ada perubahan, tidak ada recovery yang bersangkutan kita panggil. Kita minta pertanggungjawaban, karena saya bilang uang prajurit dan Polri, mereka bersenjata,'' kata Sonny.

Sonny menjelaskan, total aset Asabri pada 2018 tercatat sebesar Rp19,4 triliun. Lalu pada 2019, tercatat aset perseroan tersebut menurun menjadi Rp 10,6 triliun.

Namun, laporan keuangan Asabri di 2019 belum diaudit.

''Ini terjadi karena penurunan nilai saham dan reksa dana. Dan yang menonjol adalah saham dan reksa dana dua orang yang menjadi tetangga sebelah kita,'' ucap dia.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat sebagai tersangka kasus korupsi Jiwasraya, pada Selasa (14/1/2020) lalu.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww