Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
Pemerintahan
16 jam yang lalu
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
2
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
Umum
17 jam yang lalu
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
3
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Umum
18 jam yang lalu
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
4
Tito Apresiasi Bima Arya
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Tito Apresiasi Bima Arya
5
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
Nasional
17 jam yang lalu
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
6
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...
Politik
15 jam yang lalu
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya
Ilustrasi korban pemerkosaan. (dok)
Jum'at, 31 Januari 2020 23:01 WIB
AMBON - Nasib tragis dialami HL, seorang siswi SMA di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Gadis remaja ini diperkosa pacarnya dan belasan rekannya satu sekolah sejak November 2019 lalu.

Dikutip Kompas.com menyebutkan, kejadian pemerkosaan bermula saat korban diajak oleh pacarnya JP ke rumah salah satu temannya.

Di sana, JP kemudian menyetubuhi korban. Namun, tanpa diduga setelah menyetubuhi korban, JP ternyata memanggil belasan teman lelakinya untuk melakukan hal yang sama kepada korban.

Selanjutnya, di bulan yang sama, para pelaku kembali menggilir korban untuk keduakalinya, dan terakhir korban disetubuhi secara bergantian pada Desember lalu.

Setelah kejadian itu, korban memilih tidak lagi masuk sekolah, perilaku korban juga tampak berubah dan menjadi pendiam.

Orangtua korban yang curiga akhirnya menginterogasi korban hingga ia mengakui semua kejadian yang menimpanya itu.

Terkait kejadian itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy enggan menjelaskan detail kasus tersebut.

Namun, dia mengaku bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ibu korban ke Polsek Salahutu, Kamis (30/1/2020) kemarin.

Saat ini, kata dia, penyidik tengah memeriksa belasan siswa yang diduga terlibat dalam aksi tidak senonoh tersebut.

''Benar, ada laporan soal kasus itu kemarin, dan saat ini para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan,'' kata Julkisno, kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi, Jumat (31/1/2020).

Julkisno mengakui, belum ada pelaku yang ditahan.

''Belum ada yang ditahan, mereka hanya diperiksa, kami masih kegiatan di Leihitu. Nanti Pak Kapolres mau rilis kasus nanti bisa ditanyakan lebih detail,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww