Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Dear' AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
Nasional
8 jam yang lalu
Dear AHY, Jika Merasa Istana Campur Tangan maka Lakukanlah Ini!
2
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
Olahraga
16 jam yang lalu
Terkuak, Eko Sudah Tidak Latihan di Markas Pelatnas Olimpiade Sejak Juli 2020
3
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya 'Perang'
Politik
18 jam yang lalu
Moeldoko Kudeta Demokrat, SBY Ajak Kadernya Perang
4
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Politik
18 jam yang lalu
Pernah Laporkan Abu Janda, Kini Haris Pratama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
5
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
Olahraga
14 jam yang lalu
Ngaku Bandel, Sori Endah: Harus Ada Solusi Terbaik
6
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP
Politik
17 jam yang lalu
Rongrong Wibawa Presiden, DPN Kombatan Desak Jokowi Copot Moeldoko dari KSP

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya
Ilustrasi korban pemerkosaan. (dok)
Jum'at, 31 Januari 2020 23:01 WIB
AMBON - Nasib tragis dialami HL, seorang siswi SMA di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Gadis remaja ini diperkosa pacarnya dan belasan rekannya satu sekolah sejak November 2019 lalu.

Dikutip Kompas.com menyebutkan, kejadian pemerkosaan bermula saat korban diajak oleh pacarnya JP ke rumah salah satu temannya.

Di sana, JP kemudian menyetubuhi korban. Namun, tanpa diduga setelah menyetubuhi korban, JP ternyata memanggil belasan teman lelakinya untuk melakukan hal yang sama kepada korban.

Ads

Selanjutnya, di bulan yang sama, para pelaku kembali menggilir korban untuk keduakalinya, dan terakhir korban disetubuhi secara bergantian pada Desember lalu.

Setelah kejadian itu, korban memilih tidak lagi masuk sekolah, perilaku korban juga tampak berubah dan menjadi pendiam.

Orangtua korban yang curiga akhirnya menginterogasi korban hingga ia mengakui semua kejadian yang menimpanya itu.

Terkait kejadian itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy enggan menjelaskan detail kasus tersebut.

Namun, dia mengaku bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ibu korban ke Polsek Salahutu, Kamis (30/1/2020) kemarin.

Saat ini, kata dia, penyidik tengah memeriksa belasan siswa yang diduga terlibat dalam aksi tidak senonoh tersebut.

''Benar, ada laporan soal kasus itu kemarin, dan saat ini para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan,'' kata Julkisno, kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi, Jumat (31/1/2020).

Julkisno mengakui, belum ada pelaku yang ditahan.

''Belum ada yang ditahan, mereka hanya diperiksa, kami masih kegiatan di Leihitu. Nanti Pak Kapolres mau rilis kasus nanti bisa ditanyakan lebih detail,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww