Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
2
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
14 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
3
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
13 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
4
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
14 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
5
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
17 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
6
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
16 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya
Ilustrasi korban pemerkosaan. (dok)
Jum'at, 31 Januari 2020 23:01 WIB
AMBON - Nasib tragis dialami HL, seorang siswi SMA di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Gadis remaja ini diperkosa pacarnya dan belasan rekannya satu sekolah sejak November 2019 lalu.

Dikutip Kompas.com menyebutkan, kejadian pemerkosaan bermula saat korban diajak oleh pacarnya JP ke rumah salah satu temannya.

Di sana, JP kemudian menyetubuhi korban. Namun, tanpa diduga setelah menyetubuhi korban, JP ternyata memanggil belasan teman lelakinya untuk melakukan hal yang sama kepada korban.

Selanjutnya, di bulan yang sama, para pelaku kembali menggilir korban untuk keduakalinya, dan terakhir korban disetubuhi secara bergantian pada Desember lalu.

Setelah kejadian itu, korban memilih tidak lagi masuk sekolah, perilaku korban juga tampak berubah dan menjadi pendiam.

Orangtua korban yang curiga akhirnya menginterogasi korban hingga ia mengakui semua kejadian yang menimpanya itu.

Terkait kejadian itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy enggan menjelaskan detail kasus tersebut.

Namun, dia mengaku bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ibu korban ke Polsek Salahutu, Kamis (30/1/2020) kemarin.

Saat ini, kata dia, penyidik tengah memeriksa belasan siswa yang diduga terlibat dalam aksi tidak senonoh tersebut.

''Benar, ada laporan soal kasus itu kemarin, dan saat ini para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan,'' kata Julkisno, kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi, Jumat (31/1/2020).

Julkisno mengakui, belum ada pelaku yang ditahan.

''Belum ada yang ditahan, mereka hanya diperiksa, kami masih kegiatan di Leihitu. Nanti Pak Kapolres mau rilis kasus nanti bisa ditanyakan lebih detail,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww