Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya

Siswi SMA Diperkosa Pacar dan Belasan Rekannya Satu Sekolah Berkali-kali, Begini Ceritanya
Ilustrasi korban pemerkosaan. (dok)
Jum'at, 31 Januari 2020 23:01 WIB
AMBON - Nasib tragis dialami HL, seorang siswi SMA di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Gadis remaja ini diperkosa pacarnya dan belasan rekannya satu sekolah sejak November 2019 lalu.

Dikutip Kompas.com menyebutkan, kejadian pemerkosaan bermula saat korban diajak oleh pacarnya JP ke rumah salah satu temannya.

Di sana, JP kemudian menyetubuhi korban. Namun, tanpa diduga setelah menyetubuhi korban, JP ternyata memanggil belasan teman lelakinya untuk melakukan hal yang sama kepada korban.

Selanjutnya, di bulan yang sama, para pelaku kembali menggilir korban untuk keduakalinya, dan terakhir korban disetubuhi secara bergantian pada Desember lalu.

Setelah kejadian itu, korban memilih tidak lagi masuk sekolah, perilaku korban juga tampak berubah dan menjadi pendiam.

Orangtua korban yang curiga akhirnya menginterogasi korban hingga ia mengakui semua kejadian yang menimpanya itu.

Terkait kejadian itu, Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy enggan menjelaskan detail kasus tersebut.

Namun, dia mengaku bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ibu korban ke Polsek Salahutu, Kamis (30/1/2020) kemarin.

Saat ini, kata dia, penyidik tengah memeriksa belasan siswa yang diduga terlibat dalam aksi tidak senonoh tersebut.

''Benar, ada laporan soal kasus itu kemarin, dan saat ini para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan,'' kata Julkisno, kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi, Jumat (31/1/2020).

Julkisno mengakui, belum ada pelaku yang ditahan.

''Belum ada yang ditahan, mereka hanya diperiksa, kami masih kegiatan di Leihitu. Nanti Pak Kapolres mau rilis kasus nanti bisa ditanyakan lebih detail,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww