Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
24 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
22 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
22 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
18 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Politik
18 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
6
Bali United FC Waspadai Hari Nur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Bali United FC Waspadai Hari Nur

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral
Presiden Jokowi meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, Jumat (7/1/2020). (merdeka.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 15:37 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui dibangunnya terowongan untuk menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, di Jakarta Pusat.

Dikutip dari liputan6.com, persetujuan pembangunan terowongan itu disampaikan Jokowi, usai meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, di Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

''Ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui,'' kata Jokowi.

Dia menjelaskan nantinya terowongan tersebut akan jadi lambang silaturahmi antara umat beragama, sehingga tidak akan berseberangan satu sama lain dan bisa membantu saat hari besar keagamaan.

''Sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan. tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah,'' ungkap Jokowi.

Rampung Sebelum Ramadan

Mantan Wali Kota Solo tersebut juga berharap revitalisasi Masjid Istiqlal rampung dan dapat digunakan sebelum Ramadan, sehingga para jemaah bisa salat tarawih dan Idul Fitri.

''Sudah. Insyaallah sudah selesai,'' kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan anggaran untuk merevitalisasi Masjid Istiqlal sekitar Rp 475 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, hingga menambah basement.

''Sehingga nanti parkir tidak masuk ke sini. Ini batas suci di sini. Juga pembangunan landscape di luar, bukan hanya interior, eskterior semuanya dibangun,'' kata Jokowi. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww