Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
Politik
9 jam yang lalu
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
2
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
Olahraga
24 jam yang lalu
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
3
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
Politik
22 jam yang lalu
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
4
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
Olahraga
8 jam yang lalu
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
5
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
Nasional
11 jam yang lalu
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
6
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral
Presiden Jokowi meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, Jumat (7/1/2020). (merdeka.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 15:37 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui dibangunnya terowongan untuk menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, di Jakarta Pusat.

Dikutip dari liputan6.com, persetujuan pembangunan terowongan itu disampaikan Jokowi, usai meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, di Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

''Ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui,'' kata Jokowi.

Ads

Dia menjelaskan nantinya terowongan tersebut akan jadi lambang silaturahmi antara umat beragama, sehingga tidak akan berseberangan satu sama lain dan bisa membantu saat hari besar keagamaan.

''Sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan. tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah,'' ungkap Jokowi.

Rampung Sebelum Ramadan

Mantan Wali Kota Solo tersebut juga berharap revitalisasi Masjid Istiqlal rampung dan dapat digunakan sebelum Ramadan, sehingga para jemaah bisa salat tarawih dan Idul Fitri.

''Sudah. Insyaallah sudah selesai,'' kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan anggaran untuk merevitalisasi Masjid Istiqlal sekitar Rp 475 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, hingga menambah basement.

''Sehingga nanti parkir tidak masuk ke sini. Ini batas suci di sini. Juga pembangunan landscape di luar, bukan hanya interior, eskterior semuanya dibangun,'' kata Jokowi. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww