Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
14 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
3
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
Nasional
22 jam yang lalu
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
4
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
12 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
5
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
14 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
6
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua
Nasional
15 jam yang lalu
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral

Jokowi Setuju Dibangun Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral
Presiden Jokowi meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, Jumat (7/1/2020). (merdeka.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 15:37 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui dibangunnya terowongan untuk menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, di Jakarta Pusat.

Dikutip dari liputan6.com, persetujuan pembangunan terowongan itu disampaikan Jokowi, usai meninjau revitalisasi Masjid Istiqlal, di Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

''Ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui,'' kata Jokowi.

Dia menjelaskan nantinya terowongan tersebut akan jadi lambang silaturahmi antara umat beragama, sehingga tidak akan berseberangan satu sama lain dan bisa membantu saat hari besar keagamaan.

''Sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan. tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah,'' ungkap Jokowi.

Rampung Sebelum Ramadan

Mantan Wali Kota Solo tersebut juga berharap revitalisasi Masjid Istiqlal rampung dan dapat digunakan sebelum Ramadan, sehingga para jemaah bisa salat tarawih dan Idul Fitri.

''Sudah. Insyaallah sudah selesai,'' kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan anggaran untuk merevitalisasi Masjid Istiqlal sekitar Rp 475 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, hingga menambah basement.

''Sehingga nanti parkir tidak masuk ke sini. Ini batas suci di sini. Juga pembangunan landscape di luar, bukan hanya interior, eskterior semuanya dibangun,'' kata Jokowi. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww