Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
DPR RI
10 jam yang lalu
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
2
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
6 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
3
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
4
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
Umum
8 jam yang lalu
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
5
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
6 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
6
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Riau
8 jam yang lalu
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan

Kenal di FB, Gadis 16 Tahun Dicabuli dan Direkam, Pelaku Edarkan Videonya ke Teman Korban

Kenal di FB, Gadis 16 Tahun Dicabuli dan Direkam, Pelaku Edarkan Videonya ke Teman Korban
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Jum'at, 07 Februari 2020 15:14 WIB
BEKASI - Seorang gadis berusia 16 tahun di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban pencabulan pemuda yang dikenalnya di Facebook.

Pelaku bernama TY (18), tak hanya menyetubuhi korban, tapi juga merekam adegan persetubuhan tersebut.

Dikutip dari merdeka.com, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sunardi mengatakan, kejadian persetubuhan itu terjadi pada 18 Desember 2019 di rumah kontrakan pelaku, Kampung Leuwi Malang RT 05 RW 04 Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

''Awalnya korban dan tersangka berkenalan melalui Facebook dan akhirnya korban memberikan nomor telepon selulernya,'' kata Sunardi ketika dikonfirmasi pada Kamis (6/2).

Setelah berkomunikasi melalui sambungan telepon, keduanya bertemu di rumah teman korban. Pelaku kemudian mengajak ke kontrakannya dengan alasan ingin membicarakan hal penting.

Mereka berangkat dengan sepeda motor. Sampai di rumah kontrakan, pelaku malah mengajak korban berhubungan badan sebanyak dua kali. Bahkan pada persetubuhan kedua, pelaku merekamnya menggunakan ponsel.

''Setelah melakukan perbuatan tersebut tersangka mengantar korban ke rumahnya dan mengatakan jangan bercerita ke orang lain,'' kata dia.

Pada tanggal 26 Januari 2020, tersangka mengirim video kepada dua kawan wanita korban. Karena itu, perbuatan tersangka lalu diadukan kepada orangtua korban.

Polisi yang menerima laporan kemudian menangkap tersangka.

''Tersangka mengakui perbuatan tersebut,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww