Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atletik Menuju Era Industri, LBP Dinilai Penuhi Kriteria Pimpin PB PASI
Olahraga
24 jam yang lalu
Atletik Menuju Era Industri, LBP Dinilai Penuhi Kriteria Pimpin PB PASI
2
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
Politik
17 jam yang lalu
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
3
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
Kesehatan
24 jam yang lalu
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
4
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
Nasional
19 jam yang lalu
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
5
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
11 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
6
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
Politik
11 jam yang lalu
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati
Suasana kepanikan saat penembakan massal di pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima. (kompas.com)
Minggu, 09 Februari 2020 16:28 WIB
BANGKOK - Pasukan keamanan Thailand menembak mati tentara bernama Jakraphanth Thomma. Jakraphanth merupakan pelaku penembakan massal di pusat perbelanjaan yang menewaskan 21 orang.

Dikutip dari tirto.id, sumber kepolisian dan militer menyebutkan pelaku tewas di pusat perbelanjaan di Kota Nakhon Ratchasima, tempat dia bersembunyi.

''Polisi menembak mati si pelaku dan menyelamatkan delapan sandera. Beberapa di antaranya terluka,'' kata salah satu sumber keamanan seperti dikutip Antara.

Kedua sumber menolak disebutkan namanya lantaran tak berwenang berbicara di hadapan media.

Dikutip dari BBC, penembakan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat pada Sabtu ketika Jakraphanth menembak mati seorang komandan, yang dikonfirmasi Bangkok Post bernama Kolonel Anantharot Krasae dan ibu mertuanya serta satu orang tentara lain di pangkalan militer Suatham Phithak.

Ia lalu bergeser ke pusat perbelanjaan di  Nakhon Ratchasima, timur laut Thailand  dan menembaki orang-orang di sana setelah mengambil beberapa senjata dan amunisi dari pangkalan militer tersebut.

Ibu pelaku dilaporkan sempat dihadirkan petugas dalam negosiasi agar pelaku menyerahkan diri.

Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Kongcheep Tantravanich yang diterima Reuters, pelaku merupakan tentara berusia 32 tahun yang bertugas di Batalion Amunisi ke-22.

Tantravanich sendiri hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku. ''Kami tidak tahu mengapa ia melakukan ini. Sepertinya ia sudah gila,'' ujar Kongcheep. ***

Editor:hasan b
Sumber:tirto.id
Kategori:Ragam
wwwwww