Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
19 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
DPR RI
20 jam yang lalu
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
3
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
4
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
Ekonomi
22 jam yang lalu
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
5
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
7 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
6
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Pendidikan
21 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati
Suasana kepanikan saat penembakan massal di pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima. (kompas.com)
Minggu, 09 Februari 2020 16:28 WIB
BANGKOK - Pasukan keamanan Thailand menembak mati tentara bernama Jakraphanth Thomma. Jakraphanth merupakan pelaku penembakan massal di pusat perbelanjaan yang menewaskan 21 orang.

Dikutip dari tirto.id, sumber kepolisian dan militer menyebutkan pelaku tewas di pusat perbelanjaan di Kota Nakhon Ratchasima, tempat dia bersembunyi.

''Polisi menembak mati si pelaku dan menyelamatkan delapan sandera. Beberapa di antaranya terluka,'' kata salah satu sumber keamanan seperti dikutip Antara.

Kedua sumber menolak disebutkan namanya lantaran tak berwenang berbicara di hadapan media.

Dikutip dari BBC, penembakan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat pada Sabtu ketika Jakraphanth menembak mati seorang komandan, yang dikonfirmasi Bangkok Post bernama Kolonel Anantharot Krasae dan ibu mertuanya serta satu orang tentara lain di pangkalan militer Suatham Phithak.

Ia lalu bergeser ke pusat perbelanjaan di  Nakhon Ratchasima, timur laut Thailand  dan menembaki orang-orang di sana setelah mengambil beberapa senjata dan amunisi dari pangkalan militer tersebut.

Ibu pelaku dilaporkan sempat dihadirkan petugas dalam negosiasi agar pelaku menyerahkan diri.

Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Kongcheep Tantravanich yang diterima Reuters, pelaku merupakan tentara berusia 32 tahun yang bertugas di Batalion Amunisi ke-22.

Tantravanich sendiri hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku. ''Kami tidak tahu mengapa ia melakukan ini. Sepertinya ia sudah gila,'' ujar Kongcheep. ***

Editor:hasan b
Sumber:tirto.id
Kategori:Ragam

wwwwww