Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
24 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
19 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
3
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
11 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
4
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
5
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
6
Garuda Indonesia Bersiap Masuki 'New Normal'
Ekonomi
23 jam yang lalu
Garuda Indonesia Bersiap Masuki New Normal

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati

Bantai 21 Orang di Pusat Perbelanjaan, Tentara Thailand Ditembak Mati
Suasana kepanikan saat penembakan massal di pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima. (kompas.com)
Minggu, 09 Februari 2020 16:28 WIB
BANGKOK - Pasukan keamanan Thailand menembak mati tentara bernama Jakraphanth Thomma. Jakraphanth merupakan pelaku penembakan massal di pusat perbelanjaan yang menewaskan 21 orang.

Dikutip dari tirto.id, sumber kepolisian dan militer menyebutkan pelaku tewas di pusat perbelanjaan di Kota Nakhon Ratchasima, tempat dia bersembunyi.

''Polisi menembak mati si pelaku dan menyelamatkan delapan sandera. Beberapa di antaranya terluka,'' kata salah satu sumber keamanan seperti dikutip Antara.

Kedua sumber menolak disebutkan namanya lantaran tak berwenang berbicara di hadapan media.

Dikutip dari BBC, penembakan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat pada Sabtu ketika Jakraphanth menembak mati seorang komandan, yang dikonfirmasi Bangkok Post bernama Kolonel Anantharot Krasae dan ibu mertuanya serta satu orang tentara lain di pangkalan militer Suatham Phithak.

Ia lalu bergeser ke pusat perbelanjaan di  Nakhon Ratchasima, timur laut Thailand  dan menembaki orang-orang di sana setelah mengambil beberapa senjata dan amunisi dari pangkalan militer tersebut.

Ibu pelaku dilaporkan sempat dihadirkan petugas dalam negosiasi agar pelaku menyerahkan diri.

Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Kongcheep Tantravanich yang diterima Reuters, pelaku merupakan tentara berusia 32 tahun yang bertugas di Batalion Amunisi ke-22.

Tantravanich sendiri hingga saat ini belum mengetahui motif pelaku. ''Kami tidak tahu mengapa ia melakukan ini. Sepertinya ia sudah gila,'' ujar Kongcheep. ***

Editor:hasan b
Sumber:tirto.id
Kategori:Ragam

wwwwww