Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
DPR RI
10 jam yang lalu
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
2
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
6 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
3
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
4
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
Umum
8 jam yang lalu
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
5
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
6 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
6
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Riau
8 jam yang lalu
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan

Jangan Lupa Saksikan Bulan Purnama Supermoon Salju Malam Ini Hingga Besok Pagi

Jangan Lupa Saksikan Bulan Purnama Supermoon Salju Malam Ini Hingga Besok Pagi
Ilustrasi bulan pernama supermoon salju. (tempo.co)
Minggu, 09 Februari 2020 21:24 WIB
JAKARTA - Fenomena bulan purnama supermoon salju akan terlihat di langit pada Ahad (9/2/2020) hingga Senin (10/2) pagi. Tentu saja hanya bisa disaksikan bila cuaca cerah.

Dikutip dari tempo.co, supermoon adalah peristiwa Bulan mengorbit pada jaraknya yang terdekat dengan Bumi sehingga terlihat lebih besar dan terang.

''Sepanjang malam, sejak maghrib sampai menjelang matahari terbit. Seluruh dunia bisa menyaksikannya,'' kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Ahad (9/2) sore.

Dia menjelaskan, bagi orang pada umumnya, supermoon akan terlihat seperti purnama biasa. Kalau dipotret dengan teleskop dan dibandingkan dengan potret rata-rata purnama, baru akan terlihat bahwa purnama terdekat ukurannya lebih besar. 

''Itu sebabnya media menyebutnya "Supermoon','' kata Thomas sambil menambahkan, puncak purnama atau jarak terdekat dengan Bumi sebelum kemudian kembali menjauh, telah terjadi Pukul 14.33 WIB. 

Di Amerika, supermoon hari ini disebut sebagai Snow Supermoon. Ini nama yang diberikan untuk supermoon yang terjadi pada Februari karena bertepatan dengan puncak musim dingin. Tahun ini diperhitungkan ada empat kali fenomena supermoon dan yang Februari ini adalah yang pertama. ***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Ragam

wwwwww