Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
2
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
11 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
3
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
4
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
5
Garuda Indonesia Bersiap Masuki 'New Normal'
Ekonomi
24 jam yang lalu
Garuda Indonesia Bersiap Masuki New Normal
6
MPR RI Berikan Penghargaan ke Prajurit TNI dari Maumere
Politik
23 jam yang lalu
MPR RI Berikan Penghargaan ke Prajurit TNI dari Maumere

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Senin, 10 Februari 2020 15:41 WIB
POLEWALI MANDAR - Seorang wanita muda dengan tubuh terluka parah dan berlumuran darah, ditemukan warga dalam pos polisi lalu lintas yang tak digunakan lagi, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ahad (9/2/2020) pagi.

Dikutip dari sindonews.com, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar, namun nyawanya tidak tertolong.

Belakangan diketahui korban bernama Irmayanti (23), warga Majene. Pihak keluarga yang mengetahui informasi tersebut langsung mendatangi lokasi sekaligus menjemput jenazah korban. Keluarga korban juga mendatangi Mapolres Majene untuk membuat laporan.

Identitas korban diketahui setelah sejumlah kerabatn melihat foto dan video lewat media sosial. Korban merupakan wanita lajang yang hidup bersama kerabatnya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Salah satu kerabat korban menceritakan, beberapa hari terkahir korban sering murung dan bercerita bagaimana hubungan asmaranya dengan seorang pria berinisial R yang telah menikah.

''Beberapa hari ini sih, korban memang sering murung karena ada persoalan dengan pacarnya yang sudah punya istri,'' kata kerabat korban, Ahad (9/2/2020).

Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk menyediliki kasus ini, termasuk memeriksa orang yang terdekat korban. Saat ini polisi telah mengetahui pelaku penganiayaan atas beberapa saksi dan alat bukti yang di temukan, termasuk rekaman CCTV di minimarket saat korban dan pelaku bersama untuk membeli cemilan.

Diduga, korban sengaja dianiaya di tempat tersebut, Ahad dini hari, sebab di sekitar lokasi kondisinya gelap.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww