Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
7 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
2
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
DPR RI
10 jam yang lalu
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
3
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
4
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
Umum
8 jam yang lalu
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
5
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
6 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
6
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Riau
9 jam yang lalu
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Senin, 10 Februari 2020 15:41 WIB
POLEWALI MANDAR - Seorang wanita muda dengan tubuh terluka parah dan berlumuran darah, ditemukan warga dalam pos polisi lalu lintas yang tak digunakan lagi, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ahad (9/2/2020) pagi.

Dikutip dari sindonews.com, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar, namun nyawanya tidak tertolong.

Belakangan diketahui korban bernama Irmayanti (23), warga Majene. Pihak keluarga yang mengetahui informasi tersebut langsung mendatangi lokasi sekaligus menjemput jenazah korban. Keluarga korban juga mendatangi Mapolres Majene untuk membuat laporan.

Identitas korban diketahui setelah sejumlah kerabatn melihat foto dan video lewat media sosial. Korban merupakan wanita lajang yang hidup bersama kerabatnya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Salah satu kerabat korban menceritakan, beberapa hari terkahir korban sering murung dan bercerita bagaimana hubungan asmaranya dengan seorang pria berinisial R yang telah menikah.

''Beberapa hari ini sih, korban memang sering murung karena ada persoalan dengan pacarnya yang sudah punya istri,'' kata kerabat korban, Ahad (9/2/2020).

Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk menyediliki kasus ini, termasuk memeriksa orang yang terdekat korban. Saat ini polisi telah mengetahui pelaku penganiayaan atas beberapa saksi dan alat bukti yang di temukan, termasuk rekaman CCTV di minimarket saat korban dan pelaku bersama untuk membeli cemilan.

Diduga, korban sengaja dianiaya di tempat tersebut, Ahad dini hari, sebab di sekitar lokasi kondisinya gelap.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww