Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
19 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
DPR RI
20 jam yang lalu
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
3
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
4
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
Ekonomi
22 jam yang lalu
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
5
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
7 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
6
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Pendidikan
21 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa

Mengerikan, Ribuan Burung Gagak 'Serbu' Kota Wuhan

Mengerikan, Ribuan Burung Gagak Serbu Kota Wuhan
Kawanan burung gagak terbang di atas Kota Wuhan. (sindonews.com)
Kamis, 13 Februari 2020 08:00 WIB
WUHAN - Sejak beberapa pekan lalu, Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, bagaikan kota mati akibat mewabahnya COVID-19 (virus corona). Suasana Kota Wuhan semakin mengerikan dengan kehadiran ribuan burung gagak.

Dikutip dari sindonews.com, ribuan burung gagak terlihat terbang di atas kota tempat awal munculnya virus corona tersebut.

Dalam rekaman video yang diyakini diambil oleh penduduk Wuhan, tampak sekelompok besar burung gagak terbang di sekitar jalan-jalan kosong.

Burung-burung hitam tampak berkeliaran di Jalan Wusi di Distrik Chengxi, Wuhan sebelum beristirahat di jalan dan mematuk jalan di bawah mereka.

Beberapa orang percaya bahwa gagak sedang ''mencari mayat'' untuk dimakan, sementara yang lain mengatakan burung-burung itu mungkin ''memakan partikel'' dari ''awan manusia tetap abu jatuh ke tanah.''

Tidak ada bukti kuat untuk mendukung teori bahwa gagak mencari mayat. Ketakutan muncul bagi sebagian orang karena gagak dipandang sebagai simbol kematian dalam budaya China. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww