Pemkot Jakarta Timur Bahas Strategi Komprehensif Atasi Tawuran
![]() |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu (8/1) untuk membahas strategi penanganan kasus tawuran di wilayahnya. Acara yang diikuti oleh 50 peserta ini dibuka oleh Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, dengan mengusung tema "Strategi Stop Tawuran di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur".
Dalam sambutannya, Iin menekankan pentingnya pendekatan yang menyeluruh untuk menangani kasus tawuran. Hasil dari diskusi ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pengurus RT/RW.
“Penanganan kasus tawuran harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder terkait. Kami juga akan meminta masukan dari pengurus RT/RW,” ujar Iin.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber seperti psikolog dan Guru Besar UNJ, Arief Rachman, serta anggota DPD DKI Jakarta, Achmad Azran, yang memberikan pandangan akademis dan praktis terkait pencegahan tawuran.
Kolaborasi dengan Aparat Keamanan dan Masyarakat
Kabagops Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Rachmat Eko Mulyadi, menambahkan bahwa FGD ini merupakan inisiatif bersama antara jajaran Forkopimko dan Pemkot untuk menghasilkan langkah-langkah yang lebih efektif.
Menurutnya, aksi nyata sudah mulai dilakukan oleh pemerintah kota melalui program pemberdayaan masyarakat dan pembinaan karakter mental, bekerja sama dengan TNI.
“Diharapkan dengan banyaknya upaya yang dilakukan, kasus tawuran dapat ditekan semaksimal mungkin,” ungkap Rachmat.
Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif serta melindungi generasi muda dari dampak buruk tawuran. ***
| Kategori | : | Ragam |































