Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Pemkot Jakarta Timur Bahas Strategi Komprehensif Atasi Tawuran

Pemkot Jakarta Timur Bahas Strategi Komprehensif Atasi Tawuran
Rabu, 08 Januari 2025 19:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu (8/1) untuk membahas strategi penanganan kasus tawuran di wilayahnya. Acara yang diikuti oleh 50 peserta ini dibuka oleh Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, dengan mengusung tema "Strategi Stop Tawuran di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur".

Dalam sambutannya, Iin menekankan pentingnya pendekatan yang menyeluruh untuk menangani kasus tawuran. Hasil dari diskusi ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pengurus RT/RW.

“Penanganan kasus tawuran harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder terkait. Kami juga akan meminta masukan dari pengurus RT/RW,” ujar Iin.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber seperti psikolog dan Guru Besar UNJ, Arief Rachman, serta anggota DPD DKI Jakarta, Achmad Azran, yang memberikan pandangan akademis dan praktis terkait pencegahan tawuran.

Kolaborasi dengan Aparat Keamanan dan Masyarakat

Kabagops Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Rachmat Eko Mulyadi, menambahkan bahwa FGD ini merupakan inisiatif bersama antara jajaran Forkopimko dan Pemkot untuk menghasilkan langkah-langkah yang lebih efektif.

Menurutnya, aksi nyata sudah mulai dilakukan oleh pemerintah kota melalui program pemberdayaan masyarakat dan pembinaan karakter mental, bekerja sama dengan TNI.

“Diharapkan dengan banyaknya upaya yang dilakukan, kasus tawuran dapat ditekan semaksimal mungkin,” ungkap Rachmat.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif serta melindungi generasi muda dari dampak buruk tawuran. ***

Kategori:Ragam
wwwwww