Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
20 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang

Demo Dukung Revisi UU KPK di Bundaran HI, 2 Mahasiswi Cantik Ini Tak Tahu Nama Pimpinan KPK

Demo Dukung Revisi UU KPK di Bundaran HI, 2 Mahasiswi Cantik Ini Tak Tahu Nama Pimpinan KPK
Sejumlah wanita mengatasnamakan ''Srikandi Cinta Tanah Air'' demo mendukung revisi UU KPK di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad (15/9/2019). (okezone.com)
Minggu, 15 September 2019 11:40 WIB
JAKARTA - Sejumlah wanita muda yang mengatasnamakan ''Srikandi Cinta Tanah Air'' menggelar demo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (15/9/2019). Mereka mendukung revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dikutip dari okezone.com, salah seorang peserta demo, Gazhela, yang mengaku mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi, mengatakan, dia mendukug revisi UU KPK agar KPK tidak bertindak sewenang-wenang.

''Saya mendukung sih adanya revisi undang-undang KPK. Karena biar KPK itu enggak seenaknya,'' tutur Gazhela saat ditemui di lokasi.

Namun Gazhela kebingungan saat diminta menyebutkan tindakan KPK yang sewenang-wenang tersebut. Ia hanya tersenyum tanpa mengeluarkan kata-kata.

Sementara itu, rekannya Gazhela, Wulan, juga tampak kebingungan. Keduanya hanya saling bertatap muka dan saling melempar satu sama lain untuk memberikan jawaban.

''Lu jawab,'' kata Wulan kepada Gazhela, sambil tersenyum kecil.

Salah seorang jurnalis yang mewawancarainya pun menanyakan, apakah keduanya mengetahui, siapa pimpinan KPK saat ini dan siapa yang terpilih menjadi pimpinan baru di lembaga anti rasuah itu.

Keduanya pun kembali saling bertatapan dan tersenyum, tak bisa memberikan jawaban atas pertanyaan itu. ''Saya enggak tahu,'' tuturnya keduanya malu-malu.

Namun keduanya mengaku ikut dalam aksi tersebut atas kemauan sendiri bukan atas perintah siapapun. ''Ini murni kemauan saya sendiri ikut aksi,'' ujarnya dengan lantang.

Adapun dalam acara aksi solidaritas itu sendiri nampak sejumlah perempuan yang mengaku mahasiswi membagikan gantungan kunci KPK kepada warga yang tengah melakukan olahraga di sekitaran Bundaran HI.

Dalam aksinya mereka nampak kompak mengenakan pakaian berwarna merah dan kain bermotif batik.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww