Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
16 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
3
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
14 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
4
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
17 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
5
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
Ekonomi
15 jam yang lalu
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
6
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua
Nasional
17 jam yang lalu
Pengelolaan Dana Otsus Lemah, Pemerintah Usulkan Revisi UU Otsus Papua

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak
Suasana ricuh saat demo mahasiswa di depan gedung DPR, Selasa (24/9). (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 13:46 WIB
JAKARTA - Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta hari ini masih merawat tiga mahasiswa korban kekerasan saat demo di depan gedung DPR Senayan, Selasa (24/9).

Dikutip dari sinarharapan.co, tiga mahasiswa yang dirawat itu merupakan bagian dari 90 pasien yang diterima RSPP sejak Selasa pukul 16.30 WIB hingga Rabu dini hari 01.00 WIB.

Satu dari tiga mahasiswa yang masih dirawat itu mengalami trauma benda tumpul yang menyebabkan kompresi kepala bagian parietal kanan (pendarahan).

''Saat ini pasien dirawat di ICU, kondisi stabil. Penanganan dengan observasif terapi. Apabila ada kondisi tertentu mungkin akan operasi,'' ujar Direktur RSPP dr Kurniawan Iskandarsyah, SpJP(K), FIHA dalam konferensi pers Rabu (25/9/2019).

Seorang lainnya mengalami kompresi trauma benda tumpul di tulang belakang akibat terjatuh saat lari. Kondisinya juga baik dan tidak memerlukan operasi.

Satu pasien lainnya mengalami kompresi trauma tumpul di kepala dan mendapat jahitan. Namun karena gas air mata dia mengalami muntah-muntah dan dehidrasi.

Belum dapat dipastikan hal spesifik yang menyebabkan trauma benda tumpul di kepala ketiga pasien.

''Kami belum bisa kasih info mengenai nama, karena harus ada izin dari keluarga pasien. Sementara 3 orang ini laki-laki. Satu orang 19 tahun, dua orang 20 tahun,'' dr Kurniawan menambahkan seperti dilaporkan detik.com.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam
wwwwww