Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
18 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
22 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
22 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
22 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
22 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak
Suasana ricuh saat demo mahasiswa di depan gedung DPR, Selasa (24/9). (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 13:46 WIB
JAKARTA - Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta hari ini masih merawat tiga mahasiswa korban kekerasan saat demo di depan gedung DPR Senayan, Selasa (24/9).

Dikutip dari sinarharapan.co, tiga mahasiswa yang dirawat itu merupakan bagian dari 90 pasien yang diterima RSPP sejak Selasa pukul 16.30 WIB hingga Rabu dini hari 01.00 WIB.

Satu dari tiga mahasiswa yang masih dirawat itu mengalami trauma benda tumpul yang menyebabkan kompresi kepala bagian parietal kanan (pendarahan).

''Saat ini pasien dirawat di ICU, kondisi stabil. Penanganan dengan observasif terapi. Apabila ada kondisi tertentu mungkin akan operasi,'' ujar Direktur RSPP dr Kurniawan Iskandarsyah, SpJP(K), FIHA dalam konferensi pers Rabu (25/9/2019).

Seorang lainnya mengalami kompresi trauma benda tumpul di tulang belakang akibat terjatuh saat lari. Kondisinya juga baik dan tidak memerlukan operasi.

Satu pasien lainnya mengalami kompresi trauma tumpul di kepala dan mendapat jahitan. Namun karena gas air mata dia mengalami muntah-muntah dan dehidrasi.

Belum dapat dipastikan hal spesifik yang menyebabkan trauma benda tumpul di kepala ketiga pasien.

''Kami belum bisa kasih info mengenai nama, karena harus ada izin dari keluarga pasien. Sementara 3 orang ini laki-laki. Satu orang 19 tahun, dua orang 20 tahun,'' dr Kurniawan menambahkan seperti dilaporkan detik.com.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam

wwwwww