Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
15 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
2
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
15 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
3
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
20 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
4
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
19 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
5
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
DPR RI
19 jam yang lalu
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
6
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...
DPR RI
18 jam yang lalu
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak
Suasana ricuh saat demo mahasiswa di depan gedung DPR, Selasa (24/9). (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 13:46 WIB
JAKARTA - Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta hari ini masih merawat tiga mahasiswa korban kekerasan saat demo di depan gedung DPR Senayan, Selasa (24/9).

Dikutip dari sinarharapan.co, tiga mahasiswa yang dirawat itu merupakan bagian dari 90 pasien yang diterima RSPP sejak Selasa pukul 16.30 WIB hingga Rabu dini hari 01.00 WIB.

Satu dari tiga mahasiswa yang masih dirawat itu mengalami trauma benda tumpul yang menyebabkan kompresi kepala bagian parietal kanan (pendarahan).

''Saat ini pasien dirawat di ICU, kondisi stabil. Penanganan dengan observasif terapi. Apabila ada kondisi tertentu mungkin akan operasi,'' ujar Direktur RSPP dr Kurniawan Iskandarsyah, SpJP(K), FIHA dalam konferensi pers Rabu (25/9/2019).

Seorang lainnya mengalami kompresi trauma benda tumpul di tulang belakang akibat terjatuh saat lari. Kondisinya juga baik dan tidak memerlukan operasi.

Satu pasien lainnya mengalami kompresi trauma tumpul di kepala dan mendapat jahitan. Namun karena gas air mata dia mengalami muntah-muntah dan dehidrasi.

Belum dapat dipastikan hal spesifik yang menyebabkan trauma benda tumpul di kepala ketiga pasien.

''Kami belum bisa kasih info mengenai nama, karena harus ada izin dari keluarga pasien. Sementara 3 orang ini laki-laki. Satu orang 19 tahun, dua orang 20 tahun,'' dr Kurniawan menambahkan seperti dilaporkan detik.com.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam
wwwwww