Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
20 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang

6 Gajah Mati karena Menolong Bayi yang Jatuh ke Arus Deras Air Terjun

6 Gajah Mati karena Menolong Bayi yang Jatuh ke Arus Deras Air Terjun
Gajah tenggelam di Taman Nasional Khao Yai, Thailand Tengah pada Sabtu, 5 Oktober 2019. (liputan6.com)
Minggu, 06 Oktober 2019 12:07 WIB
BANGKOK - Enam ekor gajah mati di Taman Nasional Khao Yai, Thailand Tengah, pada Sabtu (5/10/2019). Kawanan gajah itu tenggelam saat berusaha menolong bayi gajah yang jatuh ke arus deras air terjun.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir BBC, Ahad (6/10/2019), para pejabat terkait mengatakan, dua gajah lain yang diperkirakan bagian dari kawanan yang sama, ditemukan di tepi tebing dan telah dipindahkan pihak berwenang Thailand. Keduanya masih hidup namun memerlukan perawatan intensif.

Departemen Taman Nasional, Pelestarian Satwa dan Konservasi Tanaman Thailand (DNP) mengatakan, para pejabat dan jagawana dipanggil ke tempat kejadian pada Sabtu pukul 03.00 dini hari waktu setempat, ketika sekelompok gajah memblokir jalan di dekat air terjun.

Tiga jam kemudian, bangkai gajah berusia tiga tahun terlihat di dekat pangkalan Haew Narok, dan lima lainnya ditemukan di dekatnya.

Khanchit Srinoppawan, kepala taman nasional, mengatakan kepada BBC bahwa dua gajah yang tersapu ke tepi dan masih hidup sedang dipantau kondisi kesehatannya.

Edwin Wiek, pendiri Wildlife Friends Foundation Thailand, mengatakan dua penyintas itu mungkin mengalami kesulitan untuk bertahan hidup karena gajah mengandalkan kawanan besar mereka untuk perlindungan dan menemukan makanan.

Insiden itu juga dapat memberikan dampak emosional bagi hewan berbelalai tersebut. Gajah telah dikenal menunjukkan tanda-tanda kesedihan jika kehilangan anggota keluarga atau kawanan.

''Ini seperti kehilangan separuh keluarga Anda,'' kata Mr Wiek kepada BBC. ''Mereka punya sifat saling menyayangi satu sama lain,'' katanya.

Kejadian Serupa

Air terjun, yang dikenal sebagai Haew Narok (Hell's Fall), memiliki sejarah kejadian serupa.

Kawanan delapan gajah mati setelah jatuh pada tahun 1992, dalam kasus yang membawa perhatian nasional --BBC melaporkan.

Sekitar 7.000 gajah Asia masih berada di Thailand, dengan lebih dari setengahnya hidup di penangkaran.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww