Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
20 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
15 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
14 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
16 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
14 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran

6 Gajah Mati karena Menolong Bayi yang Jatuh ke Arus Deras Air Terjun

6 Gajah Mati karena Menolong Bayi yang Jatuh ke Arus Deras Air Terjun
Gajah tenggelam di Taman Nasional Khao Yai, Thailand Tengah pada Sabtu, 5 Oktober 2019. (liputan6.com)
Minggu, 06 Oktober 2019 12:07 WIB
BANGKOK - Enam ekor gajah mati di Taman Nasional Khao Yai, Thailand Tengah, pada Sabtu (5/10/2019). Kawanan gajah itu tenggelam saat berusaha menolong bayi gajah yang jatuh ke arus deras air terjun.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir BBC, Ahad (6/10/2019), para pejabat terkait mengatakan, dua gajah lain yang diperkirakan bagian dari kawanan yang sama, ditemukan di tepi tebing dan telah dipindahkan pihak berwenang Thailand. Keduanya masih hidup namun memerlukan perawatan intensif.

Departemen Taman Nasional, Pelestarian Satwa dan Konservasi Tanaman Thailand (DNP) mengatakan, para pejabat dan jagawana dipanggil ke tempat kejadian pada Sabtu pukul 03.00 dini hari waktu setempat, ketika sekelompok gajah memblokir jalan di dekat air terjun.

Tiga jam kemudian, bangkai gajah berusia tiga tahun terlihat di dekat pangkalan Haew Narok, dan lima lainnya ditemukan di dekatnya.

Khanchit Srinoppawan, kepala taman nasional, mengatakan kepada BBC bahwa dua gajah yang tersapu ke tepi dan masih hidup sedang dipantau kondisi kesehatannya.

Edwin Wiek, pendiri Wildlife Friends Foundation Thailand, mengatakan dua penyintas itu mungkin mengalami kesulitan untuk bertahan hidup karena gajah mengandalkan kawanan besar mereka untuk perlindungan dan menemukan makanan.

Insiden itu juga dapat memberikan dampak emosional bagi hewan berbelalai tersebut. Gajah telah dikenal menunjukkan tanda-tanda kesedihan jika kehilangan anggota keluarga atau kawanan.

''Ini seperti kehilangan separuh keluarga Anda,'' kata Mr Wiek kepada BBC. ''Mereka punya sifat saling menyayangi satu sama lain,'' katanya.

Kejadian Serupa

Air terjun, yang dikenal sebagai Haew Narok (Hell's Fall), memiliki sejarah kejadian serupa.

Kawanan delapan gajah mati setelah jatuh pada tahun 1992, dalam kasus yang membawa perhatian nasional --BBC melaporkan.

Sekitar 7.000 gajah Asia masih berada di Thailand, dengan lebih dari setengahnya hidup di penangkaran.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww