Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
10 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
9 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
Tim Mahasiswa FTUI Raih Peringkat Ketiga Metal Cup Gold Season
Pendidikan
24 jam yang lalu
Tim Mahasiswa FTUI Raih Peringkat Ketiga Metal Cup Gold Season
4
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
6 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
5
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
13 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
6
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
9 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara

Siswa Korban Demo Rusuh di DPR Masih Koma, Polisi Sebut Bukan Akibat Kekerasan

Siswa Korban Demo Rusuh di DPR Masih Koma, Polisi Sebut Bukan Akibat Kekerasan
Kerusuhan saat demo massa di sekitar gedung DPR beberapa waktu lalu. (tempo.co)
Rabu, 09 Oktober 2019 06:45 WIB
JAKARTA - Alamsyah Akbar (19 tahun), siswa yang menjadi korban saat demo yang berujung rusuh di sekitar gedung DPR pada 25 September 2019 lalu, hingga kini kondisinya masih koma di RSPAD Gatot Subroto.

Dikutip dari republika.co.id, ibu korban, Rosminah, mengatakan, keluarganya saat ini sedang fokus pada kesembuhan anaknya yang sedang dalam keadaan koma.

''Saya ingin fokus mengurus anak saya, ini soalnya masih dalam tahapan medis,'' kata Rosminah saat dikonfirmasi mengenai kondisi anaknya, di Jakarta, Selasa (8/10).

Saat ini, Alamsyah dirawat secara intensif di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU).

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra sebelumnya menyebutkan Alamsyah yang saat ini terbaring koma bukan karena akibat tindakan kekerasan, melainkan terjatuh saat menghindari kerusuhan.

''Kami menemukan saksi (yang melihat) yang bersangkutan (Akbar) jatuh saat melompat pagar. Sementara dugaannya yang bersangkutan luka bukan akibat kekerasan, tapi karena insiden itu (jatuh dari pagar),'' kata Kombes Asep. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww