Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atlet Pelatnas Bulutangkis Jalani Enam Test Fisik
Olahraga
19 jam yang lalu
Atlet Pelatnas Bulutangkis Jalani Enam Test Fisik
2
Klarifikasi Komjen Pongrekun terkait Potongan Video: 'Menggunakan Masker Jangan Dipikir Aman'
Umum
16 jam yang lalu
Klarifikasi Komjen Pongrekun terkait Potongan Video: Menggunakan Masker Jangan Dipikir Aman
3
Bapak Ibu Siap-siap Hemat Ya, Listrik dan Gas LPG 3 Kg Mau Naik Lagi Nih!
Peristiwa
18 jam yang lalu
Bapak Ibu Siap-siap Hemat Ya, Listrik dan Gas LPG 3 Kg Mau Naik Lagi Nih!
4
Ditanya Netizen Soal Agama, Komisaris PT Pelni Sebut Dirinya 'Penyembah Galon'
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Ditanya Netizen Soal Agama, Komisaris PT Pelni Sebut Dirinya Penyembah Galon
5
Dedek Bayi Pengidap Omfalokal di Kampar Dapat Bantuan dari Forum Pekanbaru Bertuah
Umum
19 jam yang lalu
Dedek Bayi Pengidap Omfalokal di Kampar Dapat Bantuan dari Forum Pekanbaru Bertuah
6
Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan
Olahraga
14 jam yang lalu
Hadapi Bima Perkasa, David Singleton: Louvre Tak Mudah Dikalahkan

Ibu Guru SD Dibunuh Pengantar Katering dalam Rumah, Ternyata Ini Penyebabnya

Ibu Guru SD Dibunuh Pengantar Katering dalam Rumah, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi korban pembunuhan. (dok)
Senin, 28 Oktober 2019 13:57 WIB
MEDAN - Seorang guru SD bernama Siti Rahmah Lubis ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumahnya di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Dikutip dari kompas.com, Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi mengatakan, pelakunya bernama Yudha Pratama yang tak lain adalah pengantar katering yang selama ini mengantarkan makanan kepada korban. Polisi sudah berhasil menangkap pelaku pada Selasa pekan lalu.

Penangkapan Yudha dilakukan setelah sebelumnya polisi mengamankan tersangka lain bernama Advent Sianturi di Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan di hari yang sama.

Advent merupakan penadah telepon seluler milik Siti Rahmah yang dicuri Yudha pada saat kejadian. 

''Dari Advent, kita telusuri terus. Lalu kita dapat pelaku yang bernama Yudha Pratama. Dia yang melakukan pencurian dan pembunuhan terhadap korban,'' katanya, Senin (28/10/2019).

Dijelaskannya, saat ditangkap, tersangka Yudha sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya polisi menembak kaki sebelah kirinya.

''Saat penangkapan tersangka melawan. Dia coba melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan  melumpuhkannya,'' ujarnya.

Sunadi menjelaskan bahwa motif pelaku membunuh korban karena ketahuan saat akan melakukan pencurian, hingga akhirnya pelaku tega menghabisi nyawa guru berusia 58 tahun tersebut.

''Motifnya masih kita dalami. Nanti kita rilis data lengkapnya,'' jelas Sunadi.

Siti Rahmah tewas dan mengeluarkan banyak darah di rumahnya Jalan Di Panjaitan, Kelurahan Rambung, Kota Tebingtinggi, Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 23.45 WIB.

Jasad Siti pertama kali ditemukan abang kandungnya Usama Lubis di dapur rumahnya, dia kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, polisi datang dan mengindentifikasi jenazah. Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan dan sebelah kiri.

Lalu, goresan tangan sebelah kanan akibat goresan benda tajam dan luka di leher akibat sayatan benda tajam. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww