Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang

Ibu Guru SD Dibunuh Pengantar Katering dalam Rumah, Ternyata Ini Penyebabnya

Ibu Guru SD Dibunuh Pengantar Katering dalam Rumah, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi korban pembunuhan. (dok)
Senin, 28 Oktober 2019 13:57 WIB
MEDAN - Seorang guru SD bernama Siti Rahmah Lubis ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumahnya di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Dikutip dari kompas.com, Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi mengatakan, pelakunya bernama Yudha Pratama yang tak lain adalah pengantar katering yang selama ini mengantarkan makanan kepada korban. Polisi sudah berhasil menangkap pelaku pada Selasa pekan lalu.

Penangkapan Yudha dilakukan setelah sebelumnya polisi mengamankan tersangka lain bernama Advent Sianturi di Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan di hari yang sama.

Advent merupakan penadah telepon seluler milik Siti Rahmah yang dicuri Yudha pada saat kejadian. 

''Dari Advent, kita telusuri terus. Lalu kita dapat pelaku yang bernama Yudha Pratama. Dia yang melakukan pencurian dan pembunuhan terhadap korban,'' katanya, Senin (28/10/2019).

Dijelaskannya, saat ditangkap, tersangka Yudha sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya polisi menembak kaki sebelah kirinya.

''Saat penangkapan tersangka melawan. Dia coba melarikan diri. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan  melumpuhkannya,'' ujarnya.

Sunadi menjelaskan bahwa motif pelaku membunuh korban karena ketahuan saat akan melakukan pencurian, hingga akhirnya pelaku tega menghabisi nyawa guru berusia 58 tahun tersebut.

''Motifnya masih kita dalami. Nanti kita rilis data lengkapnya,'' jelas Sunadi.

Siti Rahmah tewas dan mengeluarkan banyak darah di rumahnya Jalan Di Panjaitan, Kelurahan Rambung, Kota Tebingtinggi, Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 23.45 WIB.

Jasad Siti pertama kali ditemukan abang kandungnya Usama Lubis di dapur rumahnya, dia kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, polisi datang dan mengindentifikasi jenazah. Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan dan sebelah kiri.

Lalu, goresan tangan sebelah kanan akibat goresan benda tajam dan luka di leher akibat sayatan benda tajam. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww