Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
15 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
4 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
10 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
4
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
7 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
5
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
6
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
14 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA

Siswi SMA Tewas Setelah Senggol Baleno yang Dikemudikan Polisi

Siswi SMA Tewas Setelah Senggol Baleno yang Dikemudikan Polisi
Ilustrasi jenazah wanita. (dok)
Jum'at, 06 Desember 2019 22:34 WIB
TANGERANG - Seorang siswi SMA di Kabupaten Tangerang, Banten, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menyenggol sebuah mobil.

Dikutip dari poskotanews.com, peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dekat kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Jumat (6/12/2019).

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebelum peristiwa tragis itu terjadi, gadis berusia 16 itu mengendarai motor Honda Scoopy A 2648 XS membocengi seorang temannya. Saat di lokasi, motor yang dikendarainya menyenggol mobil Suzuki Baleno B 1082 VEP.

Belakangan diketahui pengemudi kendaraan roda empat itu merupakan seorang anggota Polres Kota Tangerang bernama Asrudin.

Kecelakaan maut itu kini ditangani Satlantas Polres Kota Tangerang.

Gadis itu tewas karena mengalami luka berat di bagian kepalanya. Dia sempat dilarikan ke RS Harapan Mulya, namun nyawanya tak tertolong. Sedangkan temannya, yang belum diketahui identitasnya itu masih terbaring di RS Ciputra Hospital, Citra Raya.

Sementara mobilnya yang ditabraknya hanya mengalami penyok.

Wahyu, saksi mata, menyebutkan, motor yang dikendarai korban menabrak mobil Baleno yang dikemudikan Asrudin sekitar pukul 09.30 WIB.

''Kejadiannya tadi pagi, sekira jam 09.30 WIB. Saat itu, korban melintas dari arah kantor Bupati Tangerang. Sedang mobil, mau masuk ke Polresta Tangerang,'' katanya, Jumat.

Menurut Wahyu, korban yang berboncengan melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak mobil anggota polisi itu. Korban terpental dan mengalami luka yang cukup parah. Begitu pun dengan rekannya.

''Ya, korban kehilangan kendali dan sempat agak oleng. Sehingga berbelok ke kanan, dan membentur plat nomor bagian depan mobil. Benturannya cukup kencang,'' sambungnya.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Widiarta membenarkan adanya peristiwa kecelakan maut tersebut. Menurutnya, kejadian bermula saat korban melintas dari arah kantor Bupati Tangerang dengan kecepatan yang cukup tinggi.

''Di saat bersamaan, dari arah alun-alun, mobil Baleno yang dikemudikan Arsudin melintas hendak menyeberang menuju arah Mako Polres. Saat itu, dia sudah berada di jalur kanan dan sudah melihat korban,'' paparnya, Jumat (6/12/2019).

Kemudian, mobil Baleno menghentikan laju kendaraannya. Namun, korban yang diduga panik, malah kehilangan kendali. Sehingga, langsung menyenggol mobil Baleno milik Asrudin.

''Motor yang sebelumnya membentur bagian depan mobil, kemudian menaiki median jalan dan menabrak pohon. Akibat kecelakaan itu, pengendara meninggal dunia. Sedangkan yang dibonceng mengalami luka,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww