Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
23 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
21 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
21 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
18 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Politik
17 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
6
Bali United FC Waspadai Hari Nur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Bali United FC Waspadai Hari Nur

Ini Penampakan Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Tadi

Ini Penampakan Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Tadi
Foto gerhana bulan penumbra, Sabtu (11/1/2020) dini hari tadi. (kompas.com)
Sabtu, 11 Januari 2020 14:46 WIB
JAKARTA - Gerhana bulan penumbra terjadi pada Sabtu (11/1/2020) dini hari tadi. Namun dipastikan tidak semua orang beruntung bisa melihat fenomena alam langka tersebut karena berbagai sebab.

Dikutip dari kompas.com yang melansir laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Sedangkan gerhana bulan penumbra adalah peristiwa ketika bulan masuk ke bayang-bayang penumbra bumi.

Kondisi ini mengakibatkan bulan masih dapat terlihat dengan cahaya yang redup. Peristiwa ini merupakan salah satu akibat dari dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (11/1/2020), Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN Dr E Sungging, M.Si, membenarkan adanya gerhana bulan penumbra dini hari tadi.  Gerhana ini dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia. 

Tidak sama dengan gerhana matahari total, pengamatan terhadap gerhana bulan penumbra ini dapat dilihat dengan mata telanjang secara langsung tanpa menimbulkan kekhawatiran. 

Menurut Sungging, pengamatan langsung dilakukan oleh sejumlah pihak, di antaranya adalah komunitas Pecinta Langit Timor. 

''Iya, benar. Saya dan tim saya melakukan pengamatan di Bundaran Tirosa Kota Kupang,'' jawab perwakilan komunitas Pecinta Langit Timor Fance Liukae saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/1/2020). 

Fance mengungkapkan bahwa tim Pecinta Langit Timor telah berada di lokasi pengamatan pukul 21.00 WIB. 

''Rencananya sampai jam 5 pagi, tetapi kira-kira jam 4.35 WIB, di lokasi kami hujan dan kami pun beres-beres dan pulang,'' ungkap Fance. 

Menurut Fance, komunitasnya sempat mengambil gambar dari penampakan gerhana bulan penumbra Sabtu (11/1/2020) dini hari tadi.

Selain itu, beberapa warganet juga mengunggah hasil pengamatan mereka terhadap gerhana bulan penumbra di lini masa Twitter. Seperti yang diunggah oleh pemilik akun @marufins.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww