Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
22 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
2
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
3
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
21 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
15 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
6
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
13 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS

Iran Tangkap Dubes Inggris, Ini Tuduhan Terhadapnya

Iran Tangkap Dubes Inggris, Ini Tuduhan Terhadapnya
Duta Besar Inggris di Teheran Rob Macaire. (sindonews.com)
Minggu, 12 Januari 2020 20:37 WIB
TEHIRAN - Iran menangkap Rob Macaire, Duta Besar Inggris di Teheran. Macaire dibebaskan beberapa jam kemudian setelah upaya mediasi oleh Kementerian Luar Negeri Iran.

Dikutip dari sindonews.com, Macaire ditangkap karena dituduh mengorganisir aksi demonstrasi mengecam tertembaknya pesawat Ukraina oleh militer Iran.

Menurut laporan media Iran, Tasnim, seperti dilansir Al Arabiya pada Ahad (12/1/2020), Macaire diduga hadir saat aksi demonstrasi di depan Universitas Amir Kabir di Teheran, kemarin dan kemudian ditangkap.

Menurut laporan Tasnim, Macaire akan dipanggil kembali untuk penyelidikan lebih lanjut.

Inggris sejatinya telah mengurangi staf di Kedutaan Besarnya di Iran dan Irak ke tingkat minimum setelah serangan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan komandan militer Iran, Qassem Soleimani.

Seperti diketahui, warga Iran marah kepada pemerintah karena dianggap menutupi kebenaran tentang tragedi pesawat Ukraina.

Iran akhirnya mengakui pesawat penumpang itu ditembak jatuh oleh rudal secara tidak sengaja setelah serangan rudal Iran pada target AS di Irak. Otoritas menyatakan pertahanan udara Iran menembak secara salah saat siaga tinggi setelah serangan ke Irak itu.

Banyak warga Iran mempertanyakan mengapa otoritas tidak menutup bandara Teheran dan ruang udara Iran saat mereka waspada atas pembalasan setelah serangan rudal itu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww