Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
Peristiwa
23 jam yang lalu
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
2
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
Peristiwa
23 jam yang lalu
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
3
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
4
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
Nasional
22 jam yang lalu
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
5
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
Peristiwa
20 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
6
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Politik
19 jam yang lalu
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi

Siswi SMP Potret Dirinya Saat Bugil karena Dibayar Rp500 Ribu

Siswi SMP Potret Dirinya Saat Bugil karena Dibayar Rp500 Ribu
Ilustrasi. (int)
Kamis, 23 Januari 2020 16:35 WIB
BULELENG - Diduga karena dibayar Rp500 ribu, seorang siswi SMP di Buleleng, Bali, bersedia memotret dirinya dalam keadaan bugil. Foto bugil tersebut kemudian beredar di media sosial.

Dikutip dari merdeka.com, Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, mengatakan, kasus foto bugil siswi SMP tersebut sudah masuk laporannya ke pihak kepolisian.

''Itu kan sudah dilaporkan, itu sebenarnya fotonya 6 bulan yang lalu. Kemudian baru beredar sekarang, beredarnya hanya antara WhatsApp per person saja,'' ujar Gede Sumarjaya, saat dihubungi, Kamis (23/1).

Polisi langsung menindaklanjuti dengan pihak sekolah terkait foto bugil itu. Pihak sekolah pun sudah memberikan sanksi terhadap siswi tersebut.

''Hanya anaknya dikasih tindakan disiplin di sekolahnya langsung ditangani BP,'' ujar dia.

Polisi Buru Penyebar

Dugaan sementara siswi itu memotret dirinya saat bugil karena diminta seseorang yang diduga memberi uang Rp500 ribu. Namun informasi itu masih ditelusuri polisi.

''Sebenarnya, dia dikasih uang saja disuruh bugil. Secara pasti belum tahu (berapa uang). Tapi (dari) informasinya Rp500 ribu,'' kata dia.

Polisi saat ini juga masih menyelidiki pelaku yang meminta dan menyebarkan foto telanjang siswi tersebut. Karena saat ini, korban masih menutup diri.

''Untuk yang menyebarkan itu masih diselidiki dan kita juga menunggu laporan dari pihak korban yang merasa dirugikan,'' ujar Sumarjaya.

KPPAD Akan Dampingi

Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Bali mendesak polisi mengungkap pelaku penyebaran foto bugil siswi SMP di Kabupaten Buleleng, Bali.

''Kami berharap polisi bisa mengungkap siapa sebenarnya yang mengupload dan menyebarkan (foto) itu,'' kata anggota KPPAD Bali Ni Luh Gede Yastini saat dihubungi, Kamis (23/1).

KPPAD akan melakukan pendampingan terhadap korban tersebut. Proses pemulihan akan dilakukan KPPAD demi psikologis anak.

''Tentu kalau dalam perlindungan anak, ini adalah korban sehingga perlu pemulihan. Saya yakin teman-teman (KPPAD) di Singaraja (Kabupaten Buleleng) melakukan upaya-upaya pemulihan psikologinya dan itu paling penting. Saya berharap nanti, dalam proses identitas anak ini harus dilindungi,'' imbuhnya.

Yastini mengaku, belum mengetahui persis kasus foto bugil tersebut. Karena, pihaknya belum secara langsung mengetahui kasus tersebut dari awal dan motifnya seperti apa. Hanya tahu dari informasi media sosial yang sudah viral.

''Saya belum turun ke Singaraja dan belum mendengar pastinya seperti apa. (Hanya) Tahu dari media kasus ini. Kami tentu akan terus mengawal kasus ini sesuai dengan koridor Undang-undang perlindungan anak,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww