Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
16 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
16 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
3
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
14 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
15 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
14 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona

Gempa M 6,3 Guncang Pulau Madura

Gempa M 6,3 Guncang Pulau Madura
Ilustrasi. (int)
Kamis, 06 Februari 2020 09:14 WIB
JAKARTA - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo (M) 6,3 mengguncang Pulau Madura, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020), pukul 01.12 WIB.

Dikutip dari kompas.com, menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6,43 LS dan 113,04 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 km arah Timur Laut Kota Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, pada kedalaman 641 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam.

Menurut Triyono, gempa di laut Jawa ini akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia.

''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan normal fault (normal atau turun),'' kata dia.

Dampak Gempa

Adapun dampak guncangan gempabumi ini dirasakan di beberapa daerah dengan skala II-III MMI, atau getarannya dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk yang berlalu.

Di antara daerah yang merasakan getaran tersebut yaitu, Bangkalan, Trenggalek, Pacitan, Yogyakarta, Kebumen, Cilacap, Pangandaran, Kuta dan Kuta Selatan.

''Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,'' ujarnya.

Dari hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil monitoring BMKG sampai pukul 04.00 WIB, terdapat satu aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan kekuatan besaran magnitudo 4,2.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Diingatkannya, upayakan menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

''Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali kedalam rumah,'' tuturnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww