Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
19 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
21 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
Hukum
23 jam yang lalu
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
4
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
5
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
Peristiwa
23 jam yang lalu
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
6
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
24 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti

Gempa M 6,3 Guncang Pulau Madura

Gempa M 6,3 Guncang Pulau Madura
Ilustrasi. (int)
Kamis, 06 Februari 2020 09:14 WIB
JAKARTA - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo (M) 6,3 mengguncang Pulau Madura, Jawa Timur, Kamis (6/2/2020), pukul 01.12 WIB.

Dikutip dari kompas.com, menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6,43 LS dan 113,04 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 km arah Timur Laut Kota Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, pada kedalaman 641 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam.

Menurut Triyono, gempa di laut Jawa ini akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia.

''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan normal fault (normal atau turun),'' kata dia.

Dampak Gempa

Adapun dampak guncangan gempabumi ini dirasakan di beberapa daerah dengan skala II-III MMI, atau getarannya dirasakan nyata di dalam rumah, seolah ada truk yang berlalu.

Di antara daerah yang merasakan getaran tersebut yaitu, Bangkalan, Trenggalek, Pacitan, Yogyakarta, Kebumen, Cilacap, Pangandaran, Kuta dan Kuta Selatan.

''Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,'' ujarnya.

Dari hasil pemodelan yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hasil monitoring BMKG sampai pukul 04.00 WIB, terdapat satu aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan kekuatan besaran magnitudo 4,2.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Diingatkannya, upayakan menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

''Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali kedalam rumah,'' tuturnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww