Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
DPR RI
10 jam yang lalu
RUU Omnibus Law Ciptaker Muat soal Penyiaran dan Jadi Bahaya, Cabut atau Ubah?
2
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
Nasional
6 jam yang lalu
Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker
3
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Tiga Kementerian Terbitkan SKB untuk Percepat Pemutakhiran DTKS
4
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
Umum
7 jam yang lalu
Berzakat dan Ciptakan Lebih Banyak Indri di Tengah Pandemi
5
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
Peristiwa
6 jam yang lalu
Survei LKPI: Elektabilitas Soerya Raspationo Paling Unggul di Pilgub Kepri 2020
6
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Riau
8 jam yang lalu
Kebakaran di Gedung Telkom Pekanbaru Berasal dari Ruangan Server Induk, Sempat Terdengar Suara Ledakan

Diduga Sebar Virus Corona, Wanita di Wuhan Terekam Ludahi Gagang Pintu Tetangganya

Diduga Sebar Virus Corona, Wanita di Wuhan Terekam Ludahi Gagang Pintu Tetangganya
Seorang wanita di Wuhan terekam meludahi gagang pintu rumah tetangganya. (sindonews.com)
Jum'at, 14 Februari 2020 10:26 WIB
WUHAN - Seorang wanita di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, terekam kamera keamanan meludahi gagang pintu rumah tetangganya. Wanita itu diduga sengaja menyebarkan Covid-19 (virus corona baru).

Wuhan merupakan kota yang tengah diamuk wabah virus corona. Virus mematikan itu pertama kali muncul dari kota ini.

Dikutip dari sindonews.com, belum jelas, apakah wanita itu terinfeksi virus corona dan ulahnya sengaja menyebarkan virus atau bukan. Namun, puluhan orang di kompleks perumahan yang sama telah didiagnosis dengan penyakit mematikan itu sebelum wanita tersebut sengaja menyebarkan air liurnya.

Menurut media setempat, Kan Kan News, polisi sedang menyelidiki masalah ini. Virus mematikan ini pertama kali muncul di Wuhan akhir Desember 2019 dan hingga Kamis (13/2/2020) malam, wabah penyakit tersebut sudah menewaskan 1.368 orang di China dan menginfeksi lebih dari 60.000 orang.

Perilaku mencurigakan wanita itu terekam oleh kamera keamanan di sebuah kompleks perumahan di Wuhan pada hari Sabtu pekan lalu.

Berita itu muncul setelah Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlun pada pekan lalu memerintahkan para pejabat Wuhan untuk menempatkan semua pasien Coronavirus yang dikonfirmasi, yang suspect, yang kontak dekat mereka dan mereka yang demam ditempatkan di rumah sakit dan kamp karantina.

Rekaman pengintaian yang dirilis oleh media setempat menunjukkan wanita itu berulang kali melihat-lihat sambil berjalan di koridor pada hampir pukul 22.00 malam. Ketika dia mencapai ujung koridor dan berbelok di tikungan, dia terus melihat ke belakang.

Kompleks tempat tinggal wanita itu berada di bawah karantina yang ketat dan beberapa pasien berada di ruang isolasi di rumah mereka.

Sejumlah warga dilaporkan menangkap wanita itu dalam aksi massa dan memanggil polisi. ''Insiden itu telah dikonfirmasi oleh manajer komunitas,'' kata seorang warga setempat kepada Kan Kan News.

''(Saya) melihat petugas polisi yang mengenakan jas hazmat datang (untuk menangani masalah ini) dengan penjaga keamanan,'' lanjut warga tersebut tanpa disebutkan namanya.

Polisi dilaporkan sedang menyelidiki kasus ini. Beberapa warga China lainnya telah membuat berita pekan lalu karena terlihat menyebarkan air liur mereka selama wabah virus corona baru melanda.

Sementara itu, seorang koki berusia 28 tahun ditangkap oleh polisi pada 4 Februari setelah diduga meludahi beberapa pejalan kaki perempuan di Chongqing. Polisi mengatakan tersangka ''mencari kesenangan'' setelah cekcok dengan pacarnya. Polisi tidak menyebutkan apakah pria itu terinfeksi virus mematikan itu atau tidak.

Ada juga seorang pensiunan di Shanxi diselidiki polisi pada 7 Februari setelah tertangkap CCTV mengoleskan air liurnya pada kancing di lift. Menurut polisi, pria itu ditemukan sehat dan telah meminta maaf atas perilakunya.

Senin lalu, seorang turis yang menolak untuk mengukur suhu tubuhnya di stasiun kereta api di Hainan direkam video sedang meneriaki para petugas polisi sebelum meludahi mereka. Dia kemudian ditahan 10 hari. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww