Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
14 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
2
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
23 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
3
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
21 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
4
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
5
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
6
MPR: Protokol Kesehatan di Masa Transisi Wajib Dipatuhi
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR: Protokol Kesehatan di Masa Transisi Wajib Dipatuhi

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Senin, 17 Februari 2020 07:39 WIB
YOKOHAMA - Hingga kini tercatat sudah 355 penumpang yang terinfeksi virus corona dalam kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Dikutip dari republika.co.id, sebanyak 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal mewah tersebut tetap bekerja seperti biasa. Mereka dikabarkan masih dalam kondisi sehat dan memilih menyelesaikan masa karantina yang akan berakhir Rabu (19/2).

''Sejauh ini mereka memilih menyelesaikan masa karantina,'' ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (16/2).

Faiza mengatakan, kini semua WNI yang berada di kapal yang mengangkut 3.600 orang itu dalam kondisi baik dan sehat. ''Kondisi mereka baik dan sehat sembari terus bekerja,'' katanya.

Setiap hari, seluruh penumpang dan awak kapal di kapal pesiar tersebut melakukan pemeriksaan medis untuk pengecekan kondisi jiwa dan raga oleh otoritas kesehatan yang berwenang di Jepang. Hingga kini, di kapal tersebut sudah tercatat 355 orang positif terpapar virus corona baru.

Sejak 5 Februari 2020, kapal tersebut dikarantina karena terdapat satu penumpang dari Hong Kong yang berlabuh positif virus corona. Seiring berjalannya waktu, pejabat terus menemukan infeksi baru di antara para penumpang kapal dan anggota kru. Mereka awalnya dibawa ke rumah sakit Jepang, namun yang lain telah diinfokan untuk tinggal di dalam kabin masing-masing selama periode 14 hari karantina.

Kapal pesiar tersebut tiba di lepas pantai Jepang pada awal Februari. Di dalamnya terdapat 3.600 penumpang dan kru dari lebih dari 50 negara.

Amerika Serikat (AS), Hong Kong dan Kanada berencana mengevakuasi warganya yang berada di kapal tersebut. AS, Kanada, dan Hong Kong mengatakan, warga yang dipulangkan akan menjalani masa karantina dua pekan lagi di negara mereka. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww