Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MPR Tekankan Pentingnya Waspadai Penularan Covid-19 di Libur Panjang
Nasional
20 jam yang lalu
MPR Tekankan Pentingnya Waspadai Penularan Covid-19 di Libur Panjang
2
MPR: Revisi UU Otonomi Khusus Papua harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan
MPR RI
21 jam yang lalu
MPR: Revisi UU Otonomi Khusus Papua harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan
3
PBFI Jawa Timur Dapat Pesan dari KASAD
Olahraga
5 jam yang lalu
PBFI Jawa Timur Dapat Pesan dari KASAD
4
Pemberian Vaksin Covid-19 Didahulukan kepada Kelompok Usia 18 - 59 Tahun, Ini Alasan Pemerintah
Kesehatan
13 jam yang lalu
Pemberian Vaksin Covid-19 Didahulukan kepada Kelompok Usia 18 - 59 Tahun, Ini Alasan Pemerintah
5
Pengamanan Aksi Demo Tolak Ciptaker Diminta Tak Gunakan Peluru Tajam
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Pengamanan Aksi Demo Tolak Ciptaker Diminta Tak Gunakan Peluru Tajam
6
Polisi Tangkap Penyebar Daring Undangan Kerusuhan Demo Tolak Ciptaker
Hukum
10 jam yang lalu
Polisi Tangkap Penyebar Daring Undangan Kerusuhan Demo Tolak Ciptaker

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess

Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Senin, 17 Februari 2020 07:39 WIB
YOKOHAMA - Hingga kini tercatat sudah 355 penumpang yang terinfeksi virus corona dalam kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang.

Dikutip dari republika.co.id, sebanyak 78 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal mewah tersebut tetap bekerja seperti biasa. Mereka dikabarkan masih dalam kondisi sehat dan memilih menyelesaikan masa karantina yang akan berakhir Rabu (19/2).

''Sejauh ini mereka memilih menyelesaikan masa karantina,'' ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (16/2).

Faiza mengatakan, kini semua WNI yang berada di kapal yang mengangkut 3.600 orang itu dalam kondisi baik dan sehat. ''Kondisi mereka baik dan sehat sembari terus bekerja,'' katanya.

Ads

Setiap hari, seluruh penumpang dan awak kapal di kapal pesiar tersebut melakukan pemeriksaan medis untuk pengecekan kondisi jiwa dan raga oleh otoritas kesehatan yang berwenang di Jepang. Hingga kini, di kapal tersebut sudah tercatat 355 orang positif terpapar virus corona baru.

Sejak 5 Februari 2020, kapal tersebut dikarantina karena terdapat satu penumpang dari Hong Kong yang berlabuh positif virus corona. Seiring berjalannya waktu, pejabat terus menemukan infeksi baru di antara para penumpang kapal dan anggota kru. Mereka awalnya dibawa ke rumah sakit Jepang, namun yang lain telah diinfokan untuk tinggal di dalam kabin masing-masing selama periode 14 hari karantina.

Kapal pesiar tersebut tiba di lepas pantai Jepang pada awal Februari. Di dalamnya terdapat 3.600 penumpang dan kru dari lebih dari 50 negara.

Amerika Serikat (AS), Hong Kong dan Kanada berencana mengevakuasi warganya yang berada di kapal tersebut. AS, Kanada, dan Hong Kong mengatakan, warga yang dipulangkan akan menjalani masa karantina dua pekan lagi di negara mereka. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww