Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
18 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
20 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
3
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
4
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
5
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
Hukum
19 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
6
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Umum
19 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Lestarikan Tradisi Potang Balimau Pangkalan

Perantau Diajak "Sato Sakaki Bangun Nagari"

Perantau Diajak Sato Sakaki Bangun Nagari
Bupati Irfendi Arbi naiki sampan hias di atas Batang Maek Pangkalan saat kegiatan potang balimau di Pangkalan.(humas LK)
Senin, 06 Juni 2016 16:20 WIB
Penulis: Tri Nanda
LIMAPULUH KOTA--Ribuan warga perantau dan anak nagari dari berbagai penjuru Sumbar-Riau antusias mendatangi lokasi acara tradisi Potang Balimau di tepi aliran Batang Maek, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Minggu (5/6). Tradisi silaturrahmi tahunan menyambut masuknya bulan suci Ramadhan itu berjalan sukses tanpa kendala.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi yang hadir dalam prosesi Potang Balimau berharap, perantau ikut berkontribusi menyumbangkan pikiran atau materil buat pembangunan daerah. "Melalui ajang silaturrahim ini, saya mengajak para perantau kami ikut berkontribusi, sato sakaki membangun nagari," sebut Irfendi. 
 
Ajakan itu dilontarkan Irfendi kepada ribuan anggota asosiasi Persatuan Keluarga Pangkalan (PKP) yang melakukan ritual pulang basamo (pulang bersama-red). Menurutnya, saat ini masih banyak persoalan serta kendala pembangunan oleh pemda, seperti infrastuktur di tingkat nagari, karena faktor minimnya anggaran daerah. 
 
Namun, sebagai kepala daerah yang terbilang "baru", ia tetap optimis dapat melakukan percepatan, jika didukung penuh oleh anak nagari dan perantau. Ini merupakan wujud visi-misinya yakni penyelarasan proses pembangunan antara ranah dan rantau. Dalam penyusunan rencana pembangunan (RPJMD) 2016-2021, perantau diminta ikut memberi masukan. 
 
"Pangkalan selama ini terus dihadapkan bencana banjir dan longsor. Ini salah satu PR kami, mencarikan solusi penanggulangan. Bagaimana Pangkalan tidak terendam lagi oleh banjir. Termasuk juga menciptakan penguatan ekonomi bagi masyarakat. Kami ingin, ajang seperti ini menjadi kalender wisata, sebagai magnet penarik kunjungan wisatawan," tuturnya. 
 
Selain Irfendi, tampak hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat, Jefrinal, Wabup Ferizal Ridwan selaku Ketua Panitia Pelaksana Potang Balimau, beserta unsur Muspida, yang terdiri dari Kapolres AKBP Bagus Suropratomo, Dandim 0306 Letkol Inf Heri Sumitro. Termasuk kepala SKPD serta pengurus PKP Pekanbaru.
 
Wabup Ferizal berharap, tradisi silaturrahmi yang menjadi warisan leluhur nenek moyang itu dapat terus dipertahankan hingga ke anak-cucu. Jika perlu dikemas dalam bentuk peraturan daerah atau pernag. "Makanya, alek nagari kali ini, kami dari panitia sengaja membuat tema: menjaga tradisi, menegakkan syarak, mambangkik batang tarandam," sebutnya. 
 
Setidaknya, hampir 1.800 anggota PKP dari Pekanbaru, Riau serta beberapa anggota PKP daerah lainnya sengaja pulang basamo. Rangkaian kegiatan potang balimau kali ini, katanya, turut diisi dengan berbagai pergelaran acara. Diantaranya, Limapuluh Kota Berdzikir dan penyambutan pulang basamo bertajuk 'Kembali ke Pangkalan'. 
 
Kemudian juga pertandingan sepak bola 'Limapuluh Kota Cup' hingga berbagai hiburan rakyat lainnya. Staf Ahli Gubernur Sumbar Jefrinal mengaku takjub melihat antusiasme masyarakat, khususnya anak nagari dan perantau nagari Pangkalan. "Ini menjadi modal pembangunan. Tinggal bagaimana membangun komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dan pemeritah daerah," sebutnya. 
 
Ketua PKP Pekanbaru, Syahrial, mengaku tersanjung melihat peran serta pemerintah daerah Limapuluh Kota, dalam menyukseskan salah satu alek nagari di Pangkalan. "Saya rasa alek potang balimau tahun ini terbesar sejak beberapa tahun belakangan. Kami apresiasi kepedulian kepala daerah kita, yang sudah berupaya memajukan Nagari Pangkalan," sebutnya.***

Kategori:Ragam

wwwwww