Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
24 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
Ekonomi
23 jam yang lalu
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
3
Gelora: DPR Kehilangan Orientasi dengan Pertahankan RUU HIP di Prolegnas
Politik
23 jam yang lalu
Gelora: DPR Kehilangan Orientasi dengan Pertahankan RUU HIP di Prolegnas
4
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
24 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
5
Bamsoet: Deradikalisasi Harus Didukung Semua Kelompok Masyarakat
Politik
24 jam yang lalu
Bamsoet: Deradikalisasi Harus Didukung Semua Kelompok Masyarakat
6
Rieke Diah Pitaloka Resmikan Bedah Rumah Nenek Nemah
Politik
24 jam yang lalu
Rieke Diah Pitaloka Resmikan Bedah Rumah Nenek Nemah

Gara-gara Panen Cengkeh, Pemuda 20 Tahun dan Nenek 65 Tahun Saling Jatuh Cinta, Nanti Malam Menikah

Gara-gara Panen Cengkeh, Pemuda 20 Tahun dan Nenek 65 Tahun Saling Jatuh Cinta, Nanti Malam Menikah
Muh Idris dan Inade. (tribunnews)
Rabu, 24 Oktober 2018 08:26 WIB
SIDRAP - Pasangan beda usia 45 tahun, yakni Muh Idris (20) dan Inade (65), akan melangsungkan pernikahan nanti malam, Rabu (24/10/2018). Pernikahan keduanya rencananya digelar di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dikutip dari tribunnews.com, rencana pernikahan Idris dengan Inade viral di media sosial. Foto-fotonya telah tersebar luas di Facebook. Satu diantaranya diunggah pengguna akun Facebook Asni, yang juga menyertakan keterangan.

Rencana pernikahan Inade, warga Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang itu menarik perhatian warga karena calon suaminya, Muh Idris, asal Kabupaten Enrekang, terlalu muda.

Rencana pernikahan pasangan Inade dengan Idris juga dibenarkan Imam Desa Corawali, Alimuddin Akib.

Menurut penuturan Alimuddin, Inade merupakan seorang janda. Suaminya meninggal pada 2011 lalu.

''Iya, benar keduanya akan menikah. Saat ini tengah dilakukan persiapan oleh pihak keluarga kedua mempelai,'' kata Alimuddin, kepada TribunSidrap.com, Senin (22/10/2018).

Pernikahan keduanya kata dia, bakal digelar pada Rabu (24/10/2018) malam di rumah Inade di Desa Corawali.

''Saya sendiri yang akan menikahkan keduanya. Berkas pernikahan sudah mereka lengkapi,'' ujarnya.

Alimuddin menceritakan, kisah cinta keduanya berawal saat Muh Idris ikut kerabatnya memanen cengkeh di Siwa, Kabupaten Wajo.

Lahan cengkeh tersebut diketahui milik Inade. Janda yang ditinggal mati suaminya pada 2011 itu, memang dikenal memiliki sejumlah lahan cengkeh di daerah tersebut.

''Idris menjadi buruh pemetik cengkeh di kebun Inade. Sejak pertemuan itu, keduanya jatuh cinta dan sepakat melangkah ke pelaminan,'' ujarnya.

Saat ini kata Alimuddin, tenda pelaminan keduanya sudah terpasang di rumah Inade di Desa Corawali.

Desa tersebut terletak sekitar 23 kilometer ke arah selatan pusat kota Kabupaten Sidrap.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww