Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026

Mahfud MD Mengaku Lebih 10 Kali Sebut Kafir dalam Sehari

Mahfud MD Mengaku Lebih 10 Kali Sebut Kafir dalam Sehari
Menkopolhukam Mahfud. (tirto.id)
Senin, 28 Oktober 2019 18:51 WIB
YOGYAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menegaskan dirinya hanya melarang mengafirkan orang lain. Jadi, bukan melarang menyebut kata kafir.

''Memang ada orang iseng di media sosial mengatakan Menko Polhukam melarang berkata kafir di masjid. Itu berita pelintiran bohong,'' ujar Mahfud usai bertemu Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII), di kantor Badan Wakaf UII, Jalan Cik Diktiro Yogyakarta, Senin (28/10/2019), seperti dikutip dari sindonews.com.

Mahfud menjelaskan tidak mungkin dirinya melarang orang mengucapkan kata kafir. Mahfud mengakui dirinya setiap hari mengaji surat Al Kahfi, mengaji dan membaca surat Al Waqiah yang kata-kata kafirnya lebih dari 10, sehingga lebih dari 10 kali dirinya mengucapkan kata kafir.

''Yang saya katakan itu, berceramah di masjid itu supaya menimbulkan kesejukan, jangan suka mengafirkan orang yang berbeda pendapat,'' ujarnya. (Baca juga: Tanpa Prabowo, Alumni 212 Yakin Bisa Pulangkan Habib Rizieq Shihab)

Menurut dia, saat ini banyak orang yang mengkafirkan orang yang berbeda pendapat. Misalnya menyebut kafir orang yang tidak mengenakan cadar, tidak ikut nabi. Adapula yang menyebut kafir orang yang mempunyai patung Garuda Pancaisla.

''Saya tidak melarang kata kafir. Melarang mengkafirkan orang yang berbeda pendapat. Misalnya ada orang yang mengkatakan si A itu kafir, banyak kan yang mengatakan begitu. Biarkan saja itu, maksud saya jangan suka mengkafirkan orang. Bukan melarang kata kafir,'' tegasnya.

Dia mengajak agar penceramah di masjid untuk berkutbah dengan kesejukan. ''Bicara kafir boleh, jangan bilang orang kafir karena beda pendapat,'' ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww