Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
Olahraga
20 jam yang lalu
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
2
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
Peristiwa
18 jam yang lalu
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
3
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
4
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
Olahraga
20 jam yang lalu
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
5
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
Peristiwa
18 jam yang lalu
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
6
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
Peristiwa
18 jam yang lalu
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua

Rasulullah Sebut Ali Bin Abi Thalib Pintunya Kota Ilmu, Ini Salah Satu Buktinya

Rasulullah Sebut Ali Bin Abi Thalib Pintunya Kota Ilmu, Ini Salah Satu Buktinya
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 29 November 2019 09:56 WIB
Penulis: Ustaz Miftah el-Banjary*
PADA suatu ketika, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda: Ana madinatul 'ilmi wa 'Aliyyun baabuha. Artinya, ''Aku adalah kota ilmu dan Ali pintu masuknya.''

Demi membuktikan kebenaran hadis itu, sekelompok orang-orang Khawarij (pengikut Ali Bin Abi Thalib yang keluar meninggalkan barisan) ingin menguji kecerdasan serta keluasan ilmu Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu (RA).

Mereka datang secara berkelompok dan menanyakan satu pertanyaan, ''Wahai Ali, manakah lebih utama ilmu atau kah harta?''

Sayyidina Ali menjawab: ''Ilmu lebih utama dari harta, sebab ilmu warisan para Nabi dan Rasul, sedangkan harta warisan Fir'aun dan Qarun.''

Lantas Sayyidina Ali bin Thalib menyitir beberapa ayat Alqur'an dan hadis Rasulullah SAW. Tak lama kemudian, datang lagi kelompok yang lain dengan pertanyaan yang serupa. ''Wahai Ali, manakah lebih utama ilmu ataukah harta?''

Sayyidina Ali bin Abi Thalib menjawab: ''Ilmu lebih utama dari harta, sebab bertambahnya harta kau akan semakin sulit menjaganya, sedangkan bertambahnya ilmu dia yang akan menjagamu.''

Datang lagi kelompok yang lain dengan pertanyaan yang sama. ''Wahai Ali manakah lebih utama ilmu ataukah harta?''

Sayyidina Ali bin Abi Thalib menjawab: ''Ilmu lebih utama dari harta, sebab bertambahnya harta kau akan bertambah musuh, sedangkan bertambahnya ilmu kau akan bertambah banyak teman, sahabat dan pengikut.''

Ada lagi kelompok lain yang mendatangi Sayyidina Ali dengan pertanyaan yang sama. ''Wahai Ali manakah lebih utama ilmu atau kah harta?''

Sayyidina Ali bin Abi Thalib menjawab: ''Ilmu lebih utama dari harta, sebab harta bisa membuat orang mencuri/korupsi, sedangkan ilmu bisa membuat orang terhindar dari ketamakan, sikap rakus dan kejahatan.''

Terakhir, datang kelompok yang berbeda mengajukan pertanyaan yang persis sama. ''Wahai Ali manakah lebih utama ilmu ataukah harta?''

Sayyidina Ali pun menjawab: ''Ilmu lebih utama dari harta, sebab kelak di hari kiamat, pemilik harta akan berat menghadapi pertanggungjawaban di akhirat, sedangkan orang alim yang berilmu dia akan mampu memberi syafaat''.***

*Ustaz Miftah el-Banjary adalah Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Alqur'an.

Sumber: Kitab Al-Mawaizh Al-Ushfuriyah karya Syeikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury.

Editor:Hasan b
Sumber:Sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww