Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
Pemerintahan
17 jam yang lalu
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
2
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
Umum
18 jam yang lalu
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
3
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Umum
18 jam yang lalu
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
4
Tito Apresiasi Bima Arya
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Tito Apresiasi Bima Arya
5
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
Nasional
17 jam yang lalu
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
6
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...
Politik
16 jam yang lalu
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...

Pasien Terduga Terinfeksi Virus Corona Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso

Pasien Terduga Terinfeksi Virus Corona Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso
Ilustrasi virus corona. (int)
Jum'at, 24 Januari 2020 14:17 WIB
JAKARTA - R (35), pasien terduga terinfeksi virus corona dirawat di ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

Dikutip dari kompas.com, keluarganya hanya bisa berkomunikasi dengan R melalui layar yang disediakan RSPI Sulianti Saroso.

Ketua Pokja Infeksi Emerging RSPI Sulianti Saroso Dr Pompini Agustina mengatakan, hal itu dilakukan karena pasien sedang berada di ruang isolasi.

''Prinsip isolasi ketat atau kewaspadaan adalah keluarga bisa komunikasi, bisa berbicara menggunakan alat bantu komunikasi tapi tidak kontak dengan pasien,'' kata Pompini kepada wartawan, Jumat (24/1/2020).

Pompini menyampaikan komunikasi yang bisa dilakukan keluarga terbatas menggunakan layar interaktif dan dilarang ada sentuhan fisik.

Sementara itu, Direktur Medik dan Perawatan RSPI Dr Diany Kusumawardhani menyampaikan ruang isolasi tempat R dirawat merupakan satu dari 11 ruang isolasi yang dimiliki RSPI.

''Yang jelas, satu kamar, satu tempat tidur pasien dengan tekanan negatif yang berarti bahwa antara ruang satu dan ruang lain tidak ada aliran udara keluar,'' kata Diany.

Hanya petugas dengan alat pelindung diri (APD) yang diperbolehkan bersentuhan langsung dengan pasien.

''Memutus kemungkinan adanya kuman dari dalam kamar yang ditempati pasien itu untuk menuju keluar,'' ujar Diany.

Adapun pihak rumah sakit sudah mengambil sampel dari tubuh R dan menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah pasien positif virus novel corona.

Dokter juga sudah melakukan assasement terhadap keluarga pasien yang diduga terinfeksi tersebut.

Pompini menyampaikan, butuh dua sampai tiga hari sampai hasil laboratorium dari pasien dikeluarkan Litbang RSPI.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww