Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
12 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
13 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
46 menit yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19

Cegah Merebaknya Virus Corona, Malaysia Cabut Fasilitas Bebas Visa bagi Turis China

Cegah Merebaknya Virus Corona, Malaysia Cabut Fasilitas Bebas Visa bagi Turis China
Virus corona. (dok)
Selasa, 28 Januari 2020 10:08 WIB
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia mencabut sementara fasilitas bebas visa bagi turis China. Langkah ini diambil untuk mencegah merebaknya virus corona di Malaysia

Dikutip dari tempo.co, fasilitas bebas bisa bagi turis asal China ini baru diterapkan pemerintah Malaysia awal Januari 2020, namun diputuskan membatalkan sementara demi keselamatan rakyatnya.

Pemerintah Malaysia pun memutuskan untuk membatalkan sementara semua kemudahan imigrasi yaitu eNTRY (kemudahan tanpa visa), Visa Semasa Ketibaan (visa on arrival), e-visa, dan visa manual kepada turis China yang berasal dari Kota Wuhan dan sekeliling wilayah Hubei. Kemudahan Imigrasi akan diberikan lagi setelah keadaan kembali normal.

Kantor Perdana Menteri Malaysia menyatakan bahwa sejak timbulnya kasus virus corona di China, pekan lalu, pemerintah Malaysia telah mengikuti prosedur-prosedur yang ditetapkan oleh World Health Organization dan mendapat nasihat pakar-pakar untuk menghadapi merebaknya virus corona.  

Kementerian Luar Negeri Malaysia juga akan menyelaraskan pelaksanaan keputusan ini bersama pihak Republik Rakyat Tiongkok. 

Sebelumnya, pernyataan pers Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyatakan bahwa pelaksanaan Electronic Travel Registration and Information (eNTRI) bagi wisatawan China dan India mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2020. tetapi tetap mengikuti peraturan, prosedur, dan aturan imigrasi di semua pintu masuk Malaysia.

Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyatakan bahwa tujuan utama pemberian fasilitas bebas visa untuk mengukuhkan industri wisata dengan memberi kemudahan kunjungan tanpa visa kepada pelancong yang ingin melawat ke Malaysia. Namun, sehubungan dengan kasus virus corona, maka langkah pembatasan terpaksa dilakukan kembali.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:Ragam

wwwwww