Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
2
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
14 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
3
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Disetubuhi, Tabrani Bunuh dan Bakar Istrinya, Hasanah, Ini Penyebabnya
4
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
Nasional
13 jam yang lalu
Jaksa Pinangki Diduga Terima Suap dari Djoko Tjandra Rp7 Miliar
5
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
17 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
6
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka
Nasional
16 jam yang lalu
Kejagung Punya Cukup Alat Bukti Tetapkan Jaksa Pinangki Sebagai Tersangka

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang
Petugas kesehatan memeriksa pasien terinfeksi virus corona. (int)
Kamis, 06 Februari 2020 10:15 WIB
SHANGHAI - Total korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Provinsi Hubei, China, mencapai 549 orang hingga Rabu (5/2/2020).

Dikutip dari republika.co.id, total 549 korban tewas tersebut diketahui setelah otoritas kesehatan Provinsi Hubei melaporkan 70 kematian baru dan 2.987 kasus terkonfirmasi baru pada Rabu (5/2).

Komisi Kesehatan China, Kamis (6/2), mengatakan, jumlah total kasus terinfeksi virus corona hingga Rabu telah mencapai 19.665.

Jumlah kematian di Hubei pada Rabu lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, yakni 65 laporan, meski jumlah kasus baru sedikit berkurang dari 3.156. Provinsi Hubei di China tengah terisolasi selama hampir dua pekan, dengan ditutupnya stasiun kereta, bandara serta ruas jalan.

Virus corona pertama kali teridentifikasi di ibu kota Hubei, Wuhan, dan diyakini berasal dari pasar makanan laut di kota tersebut.

Wuhan masih memikul beban berat akibat virus tersebut dan menjadi lokasi yang menyumbang hampir 60 persen dari kasus baru di provinsi tersebut pada Rabu. Hingga kini tingkat kematian di Wuhan secara signifikan juga lebih tinggi dibanding wilayah lainnya di China.

Hal ini menunjukkan jumlah total kasus mungkin tidak dilaporkan, dengan kota tersebut sedang berupaya mendiagnosa ribuan pasien di tengah kurangnya peralatan medis dan tempat tidur rumah sakit.

Rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Keqiang pada Rabu menyebutkan salah satu prioritas pemerintah adalah memastikan Hubei dan Wuhan mendapatkan pasokan dan staf medis yang diperlukan untuk menangani virus corona.

Komisi tersebut melaporkan sebanyak 14.314 pasien masih menjalani perawatan pada Rabu, dengan 2.328 pasien dalam kondisi kritis. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww