Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ada Nama Airlangga hingga AHY, Ini 10 Tokoh yang Dianggap Kuat jadi Kandidat Capres 2024
Politik
23 jam yang lalu
Ada Nama Airlangga hingga AHY, Ini 10 Tokoh yang Dianggap Kuat jadi Kandidat Capres 2024
2
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
3
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
4
Minta Yesus Turunkan Bencana di Palangka Raya, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Minta Yesus Turunkan Bencana di Palangka Raya, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
5
Kritik Prabowo soal Kapal China Diduga Menyusup Laut RI, LaNyalla Tuai Dukungan
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kritik Prabowo soal Kapal China Diduga Menyusup Laut RI, LaNyalla Tuai Dukungan
6
Pengamat Politik Endus Keretakan PDIP-Jokowi
Politik
20 jam yang lalu
Pengamat Politik Endus Keretakan PDIP-Jokowi

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang
Petugas kesehatan memeriksa pasien terinfeksi virus corona. (int)
Kamis, 06 Februari 2020 10:15 WIB
SHANGHAI - Total korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Provinsi Hubei, China, mencapai 549 orang hingga Rabu (5/2/2020).

Dikutip dari republika.co.id, total 549 korban tewas tersebut diketahui setelah otoritas kesehatan Provinsi Hubei melaporkan 70 kematian baru dan 2.987 kasus terkonfirmasi baru pada Rabu (5/2).

Komisi Kesehatan China, Kamis (6/2), mengatakan, jumlah total kasus terinfeksi virus corona hingga Rabu telah mencapai 19.665.

Jumlah kematian di Hubei pada Rabu lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, yakni 65 laporan, meski jumlah kasus baru sedikit berkurang dari 3.156. Provinsi Hubei di China tengah terisolasi selama hampir dua pekan, dengan ditutupnya stasiun kereta, bandara serta ruas jalan.

Virus corona pertama kali teridentifikasi di ibu kota Hubei, Wuhan, dan diyakini berasal dari pasar makanan laut di kota tersebut.

Wuhan masih memikul beban berat akibat virus tersebut dan menjadi lokasi yang menyumbang hampir 60 persen dari kasus baru di provinsi tersebut pada Rabu. Hingga kini tingkat kematian di Wuhan secara signifikan juga lebih tinggi dibanding wilayah lainnya di China.

Hal ini menunjukkan jumlah total kasus mungkin tidak dilaporkan, dengan kota tersebut sedang berupaya mendiagnosa ribuan pasien di tengah kurangnya peralatan medis dan tempat tidur rumah sakit.

Rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Keqiang pada Rabu menyebutkan salah satu prioritas pemerintah adalah memastikan Hubei dan Wuhan mendapatkan pasokan dan staf medis yang diperlukan untuk menangani virus corona.

Komisi tersebut melaporkan sebanyak 14.314 pasien masih menjalani perawatan pada Rabu, dengan 2.328 pasien dalam kondisi kritis. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww