Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah 'Binasakan'!
Hukum
3 jam yang lalu
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah Binasakan!
2
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
Peristiwa
12 jam yang lalu
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
3
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
4
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
Peristiwa
18 jam yang lalu
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
5
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
6
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga
Nasional
13 jam yang lalu
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang

70 Kematian Baru di Hubei Akibat Virus Corona, Total Korban Tewas Sudah 549 Orang
Petugas kesehatan memeriksa pasien terinfeksi virus corona. (int)
Kamis, 06 Februari 2020 10:15 WIB
SHANGHAI - Total korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona di Provinsi Hubei, China, mencapai 549 orang hingga Rabu (5/2/2020).

Dikutip dari republika.co.id, total 549 korban tewas tersebut diketahui setelah otoritas kesehatan Provinsi Hubei melaporkan 70 kematian baru dan 2.987 kasus terkonfirmasi baru pada Rabu (5/2).

Komisi Kesehatan China, Kamis (6/2), mengatakan, jumlah total kasus terinfeksi virus corona hingga Rabu telah mencapai 19.665.

Jumlah kematian di Hubei pada Rabu lebih tinggi dibanding hari sebelumnya, yakni 65 laporan, meski jumlah kasus baru sedikit berkurang dari 3.156. Provinsi Hubei di China tengah terisolasi selama hampir dua pekan, dengan ditutupnya stasiun kereta, bandara serta ruas jalan.

Virus corona pertama kali teridentifikasi di ibu kota Hubei, Wuhan, dan diyakini berasal dari pasar makanan laut di kota tersebut.

Wuhan masih memikul beban berat akibat virus tersebut dan menjadi lokasi yang menyumbang hampir 60 persen dari kasus baru di provinsi tersebut pada Rabu. Hingga kini tingkat kematian di Wuhan secara signifikan juga lebih tinggi dibanding wilayah lainnya di China.

Hal ini menunjukkan jumlah total kasus mungkin tidak dilaporkan, dengan kota tersebut sedang berupaya mendiagnosa ribuan pasien di tengah kurangnya peralatan medis dan tempat tidur rumah sakit.

Rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Keqiang pada Rabu menyebutkan salah satu prioritas pemerintah adalah memastikan Hubei dan Wuhan mendapatkan pasokan dan staf medis yang diperlukan untuk menangani virus corona.

Komisi tersebut melaporkan sebanyak 14.314 pasien masih menjalani perawatan pada Rabu, dengan 2.328 pasien dalam kondisi kritis. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww