Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija

Israel Bombardir Suriah, 23 Orang Tewas

Israel Bombardir Suriah, 23 Orang Tewas
Kondisi bangunan yang hancur akibat perang saudara di Suriah. (sindonews.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 10:12 WIB
DAMASKUS - Pesawat-pesawat tempur Israel membombardir wilayah barat dan selatan Damaskus, Suriah, Kamis (6/2/2020). Serangan itu menyebabkan 23 orang meninggal dunia.

Dikutip dari sindonews.com, serangan udara militer Israel itu menargetkan posisi tentara Suriah di dekat ibu kota dan para milisi pro-Iran.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan serangan udara rezim Zionis dimulai setelah tengah malam. Serangan menghantam pangkalan militer Suriah dan milisi pro-Iran.

Kelompok pemantau perang Suriah yang berbasis di Inggris itu mengatakan 15 milisi pro-Iran, termasuk lima warga Suriah dan setidaknya tiga warga Iran tewas. Selain itu, delapan tentara rezim Suriah juga terbunuh. 

''Sejumlah besar rudal memicu kebakaran di Pusat Penelitian Ilmiah di pinggiran Damaskus, Jamraya,'' kata kata SOHR, seperti dikutip Fox News, Jumat (7/2/2020).

Israel belum mengomentari serangan itu. Pemerintah Israel biasanya tidak mengomentari laporan serangan udara di negara tetangganya, Suriah.

Para milisi pro-Iran telah bergabung dengan pasukan pemerintah Suriah dalam perang saudara yang sedang berlangsung di negara itu. Terlibatnya para milisi pro-Iran telah membuat khawatir para pemimpin Israel yang tetap berhati-hati tentang kehadiran Iran di dekat perbatasannya.

Pada bulan Desember 2019, Israel melakukan serangan udara ke Suriah dan telah berulang kali menargetkan posisi yang terkait dengan Iran di negara itu.

Pasukan Suriah yang didukung oleh Iran dan Rusia telah merebut puluhan kota dan desa dari tangan pemberontak dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari setengah juta warga sipil Suriah telah mengungsi karena pertempuran.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww