Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
22 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
24 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
23 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
4
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
12 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
5
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
12 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
6
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
12 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi

Israel Bombardir Suriah, 23 Orang Tewas

Israel Bombardir Suriah, 23 Orang Tewas
Kondisi bangunan yang hancur akibat perang saudara di Suriah. (sindonews.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 10:12 WIB
DAMASKUS - Pesawat-pesawat tempur Israel membombardir wilayah barat dan selatan Damaskus, Suriah, Kamis (6/2/2020). Serangan itu menyebabkan 23 orang meninggal dunia.

Dikutip dari sindonews.com, serangan udara militer Israel itu menargetkan posisi tentara Suriah di dekat ibu kota dan para milisi pro-Iran.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan serangan udara rezim Zionis dimulai setelah tengah malam. Serangan menghantam pangkalan militer Suriah dan milisi pro-Iran.

Kelompok pemantau perang Suriah yang berbasis di Inggris itu mengatakan 15 milisi pro-Iran, termasuk lima warga Suriah dan setidaknya tiga warga Iran tewas. Selain itu, delapan tentara rezim Suriah juga terbunuh. 

''Sejumlah besar rudal memicu kebakaran di Pusat Penelitian Ilmiah di pinggiran Damaskus, Jamraya,'' kata kata SOHR, seperti dikutip Fox News, Jumat (7/2/2020).

Israel belum mengomentari serangan itu. Pemerintah Israel biasanya tidak mengomentari laporan serangan udara di negara tetangganya, Suriah.

Para milisi pro-Iran telah bergabung dengan pasukan pemerintah Suriah dalam perang saudara yang sedang berlangsung di negara itu. Terlibatnya para milisi pro-Iran telah membuat khawatir para pemimpin Israel yang tetap berhati-hati tentang kehadiran Iran di dekat perbatasannya.

Pada bulan Desember 2019, Israel melakukan serangan udara ke Suriah dan telah berulang kali menargetkan posisi yang terkait dengan Iran di negara itu.

Pasukan Suriah yang didukung oleh Iran dan Rusia telah merebut puluhan kota dan desa dari tangan pemberontak dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari setengah juta warga sipil Suriah telah mengungsi karena pertempuran.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww