Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
2
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
11 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
3
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
4
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
5
Garuda Indonesia Bersiap Masuki 'New Normal'
Ekonomi
24 jam yang lalu
Garuda Indonesia Bersiap Masuki New Normal
6
MPR RI Berikan Penghargaan ke Prajurit TNI dari Maumere
Politik
23 jam yang lalu
MPR RI Berikan Penghargaan ke Prajurit TNI dari Maumere

Korban Tewas Akibat Virus Corona 638, Total Terinfeksi 28.985 Orang

Korban Tewas Akibat Virus Corona 638, Total Terinfeksi 28.985 Orang
Petugas kesehatan membawa pasien positif virus corona memasuki Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Hubei, China. (republika.co.id)
Jum'at, 07 Februari 2020 09:27 WIB
BEIJING - Jumlah korban tewas akibat virus corona hingga Jumat (7/2/2020) mencapai 638 orang. Korban terbanyak di Provinsi Hubei, China, yakni 636 orang.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir laman Channel News Asia, dalam laporan hariannya, Komisi Kesehatan Hubei telah mengonfirmasikan 2.447 kasus baru di provinsi tempat wabah itu bermula. South China Morning Post melaporkan, hingga kini ada 28.985 orang yang terpapar virus corona tipe baru. Sementara itu, dua kematian dilaporkan sudah terjadi di luar China.

Mayoritas korban meninggal berasal dari Hubei dengan 69 kematian baru dari epidemi dilaporkan pada Kamis. Angka kematian ini terpaut satu kasus lebih sedikit dibandingkan dengan hari sebelumnya.

''Total korban tewas di Hubei naik menjadi 618 jiwa,'' kata komisi kesehatan provinsi itu.

Di Provinsi Hubei, jumlah kasus menjadi 22.112. Jumlah kasus baru yang dikonfirmasi di provinsi ini turun dari sehari sebelumnya, ketika 2.987 dilaporkan.

Sebelumnya, pada Kamis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca data yang menunjukkan penurunan infeksi 2019-novel coronavirus (2019-nCov) baru setiap hari di China setelah angka itu telah meningkat selama berminggu-minggu.

Michael Ryan, Kepala Program Kedaruratan Kesehatan WHO, mengatakan masih terlalu dini untuk membuat prediksi apakah wabah telah memuncak atau belum. Pada Rabu lalu, Komisi Kesehatan Nasional di Beijing melaporkan sedikit penurunan dalam kasus yang baru dikonfirmasi sebanyak 3.694 di seluruh negeri, dari 3.887 yang dilaporkan pada Selasa.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww