Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
Politik
18 jam yang lalu
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
2
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
11 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
3
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
Politik
12 jam yang lalu
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
4
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
Nasional
19 jam yang lalu
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
5
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
Politik
12 jam yang lalu
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
6
Bencana Alam Bertubi-tubi, Gus Jazil: Eksploitasi Alam Harus Diakhiri
MPR RI
18 jam yang lalu
Bencana Alam Bertubi-tubi, Gus Jazil: Eksploitasi Alam Harus Diakhiri

Korban Tewas Akibat Virus Corona 638, Total Terinfeksi 28.985 Orang

Korban Tewas Akibat Virus Corona 638, Total Terinfeksi 28.985 Orang
Petugas kesehatan membawa pasien positif virus corona memasuki Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Hubei, China. (republika.co.id)
Jum'at, 07 Februari 2020 09:27 WIB
BEIJING - Jumlah korban tewas akibat virus corona hingga Jumat (7/2/2020) mencapai 638 orang. Korban terbanyak di Provinsi Hubei, China, yakni 636 orang.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir laman Channel News Asia, dalam laporan hariannya, Komisi Kesehatan Hubei telah mengonfirmasikan 2.447 kasus baru di provinsi tempat wabah itu bermula. South China Morning Post melaporkan, hingga kini ada 28.985 orang yang terpapar virus corona tipe baru. Sementara itu, dua kematian dilaporkan sudah terjadi di luar China.

Mayoritas korban meninggal berasal dari Hubei dengan 69 kematian baru dari epidemi dilaporkan pada Kamis. Angka kematian ini terpaut satu kasus lebih sedikit dibandingkan dengan hari sebelumnya.

''Total korban tewas di Hubei naik menjadi 618 jiwa,'' kata komisi kesehatan provinsi itu.

Di Provinsi Hubei, jumlah kasus menjadi 22.112. Jumlah kasus baru yang dikonfirmasi di provinsi ini turun dari sehari sebelumnya, ketika 2.987 dilaporkan.

Sebelumnya, pada Kamis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca data yang menunjukkan penurunan infeksi 2019-novel coronavirus (2019-nCov) baru setiap hari di China setelah angka itu telah meningkat selama berminggu-minggu.

Michael Ryan, Kepala Program Kedaruratan Kesehatan WHO, mengatakan masih terlalu dini untuk membuat prediksi apakah wabah telah memuncak atau belum. Pada Rabu lalu, Komisi Kesehatan Nasional di Beijing melaporkan sedikit penurunan dalam kasus yang baru dikonfirmasi sebanyak 3.694 di seluruh negeri, dari 3.887 yang dilaporkan pada Selasa.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww