Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet

Film Jingga Karya Lola Amaria, Mendapat Apresiasi Kemensos RI

Film Jingga Karya Lola Amaria, Mendapat Apresiasi Kemensos RI
Kemensos RI, Khofifah Indar Parawansa. (istimewa)
Sabtu, 20 Februari 2016 14:33 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa memberikan apresiasi kepada aktris sekaligus sutradara perempuan Lola Amaria, yang baru-baru ini telah memnuat karya terbarunya yakni film 'Jingga'.

Saya sangat bangga dengan film ini, dimana ceritanya mengajak penyandang disabilitas untuk tetap menatap masa depan dengan penuh semangat dan sukses yang ada ketika mereka mau bekerja keras," kata Mensos Khofifah Indar Parawansa, Sabutu (20/02/2016).

Film Jingga yang dibuat Lola ini, memang mengisahkan tentang kehidupan kaum disabilitas. Film drama remaja yang mengangkat kisah tunanetra di lingkungan SLB itu sarat akan pesan moral.

Mensos Khofifiah juga mengatakan, film-film karya Lola selama ini banyak mengangkat tema sosial yang ada di sekitar lingkungan kita. Seperti film sebelumnya berjudul Minggu Pagi di Victoria Park yang mengisahkan kehidupan para TKW di Hongkong.

"Saya rasa karya-karya Lola Amaria memberikan semangat kepada kelompok-kelompok finerable group, kemarin misalnya film soal TKW di Hongkong nah sekarang tentang penyandang disabilitas bagaimana mereka tetap semangat menatap masa depan," ungkap Mensos.

"Artinya sukses itu bisa diraih oleh siapapun yang mau berusaha keras dan semangat mereka akan meraih sukses itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mensos berharap film ini bakal menjadi kado bagi para penyandang disabilitas yang saat ini Rancangan Undang-undangnya tengah digodok oleh DPR."Akan menjadi hadiah bagi proses pemenuhan hak-hak dasar bagi penyandang disabilitas yang RUU-nya sedang berproses di DPR," demikian Khofifah. ***

Kategori:Ragam
wwwwww