Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
Olahraga
23 jam yang lalu
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
2
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
Politik
8 jam yang lalu
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
3
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
Politik
21 jam yang lalu
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
4
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
5
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
Olahraga
7 jam yang lalu
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
6
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
Nasional
10 jam yang lalu
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Universitas Pamulang Larang Mahasiswi Pakai Cadar

Universitas Pamulang Larang Mahasiswi Pakai Cadar
Ilustrasi. (republika.co.id)
Rabu, 09 Agustus 2017 16:32 WIB
TANGERANG SELATAN - Universitas Pamulang (Unpam) di Tangerang Selatan, Banten, melarang mahasiswi muslim memakai cadar.

Kebijakan itu (larangan pakai cadar) disosialisasikan pihak Unpam, di antaranya menggunakan spanduk dan banner yang dipasang di berbagai tempat di areal kampus.

''Sudah dari sebulan yang lalu peraturan itu ada,'' kata Fauzi, salah satu mahasiswa Universitas Pamulang, Selasa (8/8), seperti dikutip dari republika.co.id.

Ads

Fauzi menambahkan, meskipun ada larangan tersebut, sampai saat ini tidak ada mahasiwa yang protes. ''Sampai saat ini sih masih ada yang gondrong, bercadar, peraturan itu belum sepenuhnya dijalankan,'' ujar mahasiswa semester lima tersebut.

Berlaku Mutlak

Rektor Universitas Pamulang Dayat Hidayat mengakui adanya larangan memakai cadar tersebut. Dia meminta publik untuk melihat aturan tersebut secara utuh. Menurutnya larangan tersebut satu paket dengan aturan soal rambut dan pakaian.

''Jadi tidak hanya cadar, tapi juga meliputi rambut dan pakaian, itu satu paket. Itu kan yang ramai di luar hanya larangan bercadar,'' ujar Dayat kepada republika.co.id, Rabu (9/8).

Dayat menilai aturan tersebut semata-mata hanya untuk melindungi dan menciptakan profil mahasiswa Unpam yang memiliki penampilan yang diharapkan ideal. Sebelum aturan tersebut ditetapkan, Dayat mengaku sudah berkonsultasi dengan pemuka agama.

''Kita tidak bermaksud merampas hak agama seseorang. Toh seseorang yang hanya berhijab saja tetap menjadi muslim yang insya Allah sempurna,'' jelasnya.

Oleh karena itu, Dayat berharap publik tidak perlu memperdebatkan aturan tersebut. Unpam sudah memberlakukan aturan berpakaian tersebut sejak awal Agustus lalu.

''Di tahun ajaran baru ini, peraturan tersebut untuk maba (mahasiswa baru) sifatnya mutlak. Tapi bagi mahasiswa lama, kami akan lakukan dialog dan beri waktu sesuai kesepakatan,'' kata Rektor Unpam tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww