Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet

Universitas Pamulang Larang Mahasiswi Pakai Cadar

Universitas Pamulang Larang Mahasiswi Pakai Cadar
Ilustrasi. (republika.co.id)
Rabu, 09 Agustus 2017 16:32 WIB
TANGERANG SELATAN - Universitas Pamulang (Unpam) di Tangerang Selatan, Banten, melarang mahasiswi muslim memakai cadar.

Kebijakan itu (larangan pakai cadar) disosialisasikan pihak Unpam, di antaranya menggunakan spanduk dan banner yang dipasang di berbagai tempat di areal kampus.

''Sudah dari sebulan yang lalu peraturan itu ada,'' kata Fauzi, salah satu mahasiswa Universitas Pamulang, Selasa (8/8), seperti dikutip dari republika.co.id.

Fauzi menambahkan, meskipun ada larangan tersebut, sampai saat ini tidak ada mahasiwa yang protes. ''Sampai saat ini sih masih ada yang gondrong, bercadar, peraturan itu belum sepenuhnya dijalankan,'' ujar mahasiswa semester lima tersebut.

Berlaku Mutlak

Rektor Universitas Pamulang Dayat Hidayat mengakui adanya larangan memakai cadar tersebut. Dia meminta publik untuk melihat aturan tersebut secara utuh. Menurutnya larangan tersebut satu paket dengan aturan soal rambut dan pakaian.

''Jadi tidak hanya cadar, tapi juga meliputi rambut dan pakaian, itu satu paket. Itu kan yang ramai di luar hanya larangan bercadar,'' ujar Dayat kepada republika.co.id, Rabu (9/8).

Dayat menilai aturan tersebut semata-mata hanya untuk melindungi dan menciptakan profil mahasiswa Unpam yang memiliki penampilan yang diharapkan ideal. Sebelum aturan tersebut ditetapkan, Dayat mengaku sudah berkonsultasi dengan pemuka agama.

''Kita tidak bermaksud merampas hak agama seseorang. Toh seseorang yang hanya berhijab saja tetap menjadi muslim yang insya Allah sempurna,'' jelasnya.

Oleh karena itu, Dayat berharap publik tidak perlu memperdebatkan aturan tersebut. Unpam sudah memberlakukan aturan berpakaian tersebut sejak awal Agustus lalu.

''Di tahun ajaran baru ini, peraturan tersebut untuk maba (mahasiswa baru) sifatnya mutlak. Tapi bagi mahasiswa lama, kami akan lakukan dialog dan beri waktu sesuai kesepakatan,'' kata Rektor Unpam tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww