Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
22 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
2
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
3
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
22 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
15 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
6
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
13 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS

Terjebak Banjir, Bayi Usia 3 Bulan dan Ibunya Bertahan di Loteng 2 Hari

Terjebak Banjir, Bayi Usia 3 Bulan dan Ibunya Bertahan di Loteng 2 Hari
Sarah, bayi berusia 3 bulan, dalam gendongan ibunya, setelah berhasil dievakuasi, Kamis. (sindonews.com)
Kamis, 02 Januari 2020 19:10 WIB
TANGERANG - Linda (40) bersama 12 anggota keluarganya, termasuk bayinya, Sarah, berusia 3 bulan, terjebak banjir di loteng rumahnya, Jalan Surya 2, Blok B, No14, Perumahan Ciledug Indah 1, Kota Tangerang.

Dikutip dari sindonews.com, selama dua hari satu malam atau sejak Rabu hingga Kamis, Linda dan 12 anggota keluarganya, hanya meminum air galon.

Baru pada siang hari tadi, Linda dan bayinya bisa dievakuasi. Beruntung, saat di loteng itu Sarah masih dalam keadaan sehat. Suhu tubuhnya normal, hanya beberapa bintik merah gigitan nyamuk.

''Ya, baru hari ini dievakuasi, dari mulai air naik kemarin. Kan belum ada yang masuk juga, dan HP saya sudah keburu mati. Kami terjebak dua hari satu malam,'' kata Linda, Kamis (2/1/2020).

Selama terjebak itu, Linda dan keluarga yang lain terpaksa menahan buang air besar. Sedang untuk buang air kecil, mereka tinggal keluarkan di bawah rumah yang terendam.

''Saat ini di rumah masih ada orang. Saya ke sini, karena pas lagi nginep saja. Kalau dulu saya pernah ngalamin juga, karena sering ke sini, cuma enggak pas tahun baru. Di loteng itu ada jendela cuma satu,'' sebutnya.

Linda melanjutkan, semua bahan makanan di bawah terendam dan tidak ada yang bisa diselamatkan. Saat ponselnya masih hidup, dia sempat menghubungi SAR, tapi sibuk terus.

''Buang air kecil dan besar tinggal ke bawah saja. Tapi pada nahan. Pas air sudah agak turun dan perahu ada yang lewat, minta dijemput saja. Saya kontak Tim SAR tapi gak ada jawaban. Air 2 meter di rumah,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww