Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ada Nama Airlangga hingga AHY, Ini 10 Tokoh yang Dianggap Kuat jadi Kandidat Capres 2024
Politik
22 jam yang lalu
Ada Nama Airlangga hingga AHY, Ini 10 Tokoh yang Dianggap Kuat jadi Kandidat Capres 2024
2
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
3
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kian Marak, OJK dan Kepolisian Diminta Serius Tangani Kasus Penipuan Pinjaman Online
4
Sebut Tak Ada Prestasi Menonjol dari Listyo Sigit, Trimedya PDIP: Dia Dipilih karena Mantan Ajudan Jokowi
Peristiwa
24 jam yang lalu
Sebut Tak Ada Prestasi Menonjol dari Listyo Sigit, Trimedya PDIP: Dia Dipilih karena Mantan Ajudan Jokowi
5
Minta Yesus Turunkan Bencana di Palangka Raya, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Minta Yesus Turunkan Bencana di Palangka Raya, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
6
Kritik Prabowo soal Kapal China Diduga Menyusup Laut RI, LaNyalla Tuai Dukungan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kritik Prabowo soal Kapal China Diduga Menyusup Laut RI, LaNyalla Tuai Dukungan

Terjebak Banjir, Bayi Usia 3 Bulan dan Ibunya Bertahan di Loteng 2 Hari

Terjebak Banjir, Bayi Usia 3 Bulan dan Ibunya Bertahan di Loteng 2 Hari
Sarah, bayi berusia 3 bulan, dalam gendongan ibunya, setelah berhasil dievakuasi, Kamis. (sindonews.com)
Kamis, 02 Januari 2020 19:10 WIB
TANGERANG - Linda (40) bersama 12 anggota keluarganya, termasuk bayinya, Sarah, berusia 3 bulan, terjebak banjir di loteng rumahnya, Jalan Surya 2, Blok B, No14, Perumahan Ciledug Indah 1, Kota Tangerang.

Dikutip dari sindonews.com, selama dua hari satu malam atau sejak Rabu hingga Kamis, Linda dan 12 anggota keluarganya, hanya meminum air galon.

Baru pada siang hari tadi, Linda dan bayinya bisa dievakuasi. Beruntung, saat di loteng itu Sarah masih dalam keadaan sehat. Suhu tubuhnya normal, hanya beberapa bintik merah gigitan nyamuk.

''Ya, baru hari ini dievakuasi, dari mulai air naik kemarin. Kan belum ada yang masuk juga, dan HP saya sudah keburu mati. Kami terjebak dua hari satu malam,'' kata Linda, Kamis (2/1/2020).

Selama terjebak itu, Linda dan keluarga yang lain terpaksa menahan buang air besar. Sedang untuk buang air kecil, mereka tinggal keluarkan di bawah rumah yang terendam.

''Saat ini di rumah masih ada orang. Saya ke sini, karena pas lagi nginep saja. Kalau dulu saya pernah ngalamin juga, karena sering ke sini, cuma enggak pas tahun baru. Di loteng itu ada jendela cuma satu,'' sebutnya.

Linda melanjutkan, semua bahan makanan di bawah terendam dan tidak ada yang bisa diselamatkan. Saat ponselnya masih hidup, dia sempat menghubungi SAR, tapi sibuk terus.

''Buang air kecil dan besar tinggal ke bawah saja. Tapi pada nahan. Pas air sudah agak turun dan perahu ada yang lewat, minta dijemput saja. Saya kontak Tim SAR tapi gak ada jawaban. Air 2 meter di rumah,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww