Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
12 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
13 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
13 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
11 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
5
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
9 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya
CEO Hint, Kara Goldin. (parade.com)
Rabu, 15 Januari 2020 08:41 WIB
JAKARTA - Banyak calon karyawan berusaha menunjukkan dirinya cerdas dan serba tahu saat wawancara kerja. Padahal, ada perusahaan yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kara Goldin, pendiri sekaligus CEO Hint, perusahaan air mineral, termasuk yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawan.

''Saya melihat banyak sekali kandidat yang ingin terlihat jenius dan tahu semua jawaban. Tapi mereka tak mengerti bahwa pimpinan yang hebat tak mencari pelamar yang pintar, kompetitif, tahu segalanya dan selalu ingin mengungguli orang lain,'' papar Goldin seperti dilansir dari CNBC, Selasa (14/1).

Setelah bertahun-tahun bekerja di berbagai perusahaan besar hingga sukses mendirikan perusahaan sendiri, dia mengatakan selalu rendah hati pada apa-apa yang tidak diketahuinya.

Dia lebih memilih orang-orang yang justru berusaha berada di lingkungan di mana banyak orang yang lebih pintar darinya.

Jadi, dia memutuskan untuk tidak merekrut pelamar kerja yang paling pintar di antara yang lain.

''Alasannya adalah seseorang yang tak tertarik menghabiskan waktu bergaul dengan mereka yang lebih pintar tak akan pernah berhasil mengembangkan diri dan bekerja lebih baik,'' ungkap wanita berparas cantik itu.

Menurutnya, ada satu nasehat bijaksana dari Steve Jobs yang menjadi teladannya. Kapanpun orang bertanya nasehatnya tentang bagaimana cara terbaik merekrut pegawai, dia selalu menggunakan nasehat Jobs tersebut.

''Tak masuk akal merekrut orang pintar dan memberi tahu mereka harus melakukan apa. Kita merekrut orang cerdas, justru agar mereka bisa memberitahu kita apa yang harus dilakukannya,'' tandas Goldin.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww