Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
23 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
2
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
17 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
3
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
4
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
19 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
21 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari
Umum
19 jam yang lalu
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya
CEO Hint, Kara Goldin. (parade.com)
Rabu, 15 Januari 2020 08:41 WIB
JAKARTA - Banyak calon karyawan berusaha menunjukkan dirinya cerdas dan serba tahu saat wawancara kerja. Padahal, ada perusahaan yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kara Goldin, pendiri sekaligus CEO Hint, perusahaan air mineral, termasuk yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawan.

''Saya melihat banyak sekali kandidat yang ingin terlihat jenius dan tahu semua jawaban. Tapi mereka tak mengerti bahwa pimpinan yang hebat tak mencari pelamar yang pintar, kompetitif, tahu segalanya dan selalu ingin mengungguli orang lain,'' papar Goldin seperti dilansir dari CNBC, Selasa (14/1).

Setelah bertahun-tahun bekerja di berbagai perusahaan besar hingga sukses mendirikan perusahaan sendiri, dia mengatakan selalu rendah hati pada apa-apa yang tidak diketahuinya.

Dia lebih memilih orang-orang yang justru berusaha berada di lingkungan di mana banyak orang yang lebih pintar darinya.

Jadi, dia memutuskan untuk tidak merekrut pelamar kerja yang paling pintar di antara yang lain.

''Alasannya adalah seseorang yang tak tertarik menghabiskan waktu bergaul dengan mereka yang lebih pintar tak akan pernah berhasil mengembangkan diri dan bekerja lebih baik,'' ungkap wanita berparas cantik itu.

Menurutnya, ada satu nasehat bijaksana dari Steve Jobs yang menjadi teladannya. Kapanpun orang bertanya nasehatnya tentang bagaimana cara terbaik merekrut pegawai, dia selalu menggunakan nasehat Jobs tersebut.

''Tak masuk akal merekrut orang pintar dan memberi tahu mereka harus melakukan apa. Kita merekrut orang cerdas, justru agar mereka bisa memberitahu kita apa yang harus dilakukannya,'' tandas Goldin.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww