Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
20 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
GoNews Group
22 jam yang lalu
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
4
Perpanjang Masa PSBB di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Baswedan
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Perpanjang Masa PSBB di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Baswedan
5
PSBB Transisi Jakarta, Mal Boleh Buka 15 Juni
Kesehatan
23 jam yang lalu
PSBB Transisi Jakarta, Mal Boleh Buka 15 Juni
6
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Peristiwa
23 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga

Virus Corona Sudah Bunuh 162 Orang

Virus Corona Sudah Bunuh 162 Orang
Petugas kesehatan sedang memantau kondisi pasien terinfeksi virus corona. (sindonews)
Kamis, 30 Januari 2020 08:20 WIB
WUHAN - Virus corona terus menebar kematian. Laporan terbaru dari Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, jumlah korban tewas akibat virus ganas tersebut telah mencapai 162 orang.

''Ada 1.032 kasus lain yang terdeteksi di Hubei, dengan total menjadi 4.586,'' kata komisi itu seperti dikutip dari sindonews.com yang melansir dari Channel News Asia, Kamis (30/1/2020).

Sejumlah negara telah menerbangkan warganya keluar dari daerah itu karena jumlah kematian yang terus melonjak.

Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyuarakan keprihatinan serius tentang penyebaran virus corona Wuhan dari orang ke orang di tiga negara lain.

Lebih dari 50 juta orang telah dikarantina di dalam dan sekitar Wuhan, kota pusat industri di mana wabah ini pertama kali muncul. Ini dilakukan otoritas China sebagai upaya untuk menghentikan infeksi yang telah menyebar ke kota dan negara lain.

Sementara itu beberapa ahli percaya virus baru, yang dikenal sebagai nCov-2019, tidak mematikan seperti SARS, peringatan telah muncul karena penyebarannya yang cepat dan banyak atribut yang tidak diketahui, seperti seberapa mematikannya virus ini.

Seperti infeksi pernapasan lainnya, infeksi ini ditularkan melalui batuk dan bersin, dengan waktu inkubasi antara satu dan 14 hari. Ada tanda-tanda virus tersebut mungkin menyebar sebelum gejala muncul.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww