Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
21 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
GoNews Group
22 jam yang lalu
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
4
PSBB Transisi Jakarta, Mal Boleh Buka 15 Juni
Kesehatan
24 jam yang lalu
PSBB Transisi Jakarta, Mal Boleh Buka 15 Juni
5
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Peristiwa
24 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
6
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
23 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita

Virus Corona Renggut Satu Nyawa di Filipina, Pertama di Luar China

Virus Corona Renggut Satu Nyawa di Filipina, Pertama di Luar China
Petugas kesehatan menangani pasien terinfeksi virus corona. (detik.com)
Minggu, 02 Februari 2020 14:14 WIB
MANILA - Seorang pria asal Wuhan, China, yang terinfeksi virus corona, meninggal dunia di Filipina. Ini merupakan kasus kematian pertama akibat virus corona di luar China.

Dikutip dari detik.com yang melansir Antara, Ahad (2/2/2020), Departemen Kesehatan setempat mengatakan saat ini ada dua kasus terinfeksi virus corona terkonfirmasi di Filipina, termasuk pria China berusia 44 tahun yang meninggal pada 1 Februari.

''Pria itu mengalami radang paru-paru yang parah setelah dirawat di rumah sakit,'' kata departemen itu.

Pejabat kesehatan Filipina pada 30 Januari membenarkan kasus pertama virus corona baru di negerinya.

Pengumuman Departemen Kesehatan itu menyusul tindakan pemerintah Filipina untuk memperluas larangan perjalanannya di tengah berjangkitnya virus itu hingga mencakup semua orang asing yang datang dari China. Sebelumnya pemerintah membatasi hanya mereka yang datang dari Provinsi Hubei, pusat berjangkitnya virus.

''Larangan itu juga meliputi orang asing yang datang dari Hong Kong dan Macau,'' kata asisten khusus Presiden Rodrigo Duterte, Senator Christopher ''Bong'' Go.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww