Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
Umum
23 jam yang lalu
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
2
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
Peristiwa
22 jam yang lalu
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
3
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa
21 jam yang lalu
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
4
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
Hukum
21 jam yang lalu
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
5
Permintaan 'Staycation' Meningkat meski Pandemi
Ekonomi
21 jam yang lalu
Permintaan Staycation Meningkat meski Pandemi
6
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 22:14 WIB
JAKARTA - Otoritas Jepang melakukan karantina terhadap kapal Pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama karena puluhan kapal tersebut terbukti terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Vivanews.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Jepang terus menjalin komunikasi dengan pihak otoritas Jepang terkait adanya WNI yang menjadi kru di kapal Diamond Princess.

Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Eko Santoso Junor kepada VIVAnews mengatakan, dari informasi yang didapat pihak otoritas Jepang ada 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar itu.

''Informasi sementara yang diperoleh KBRI Tokyo dari Kementerian Luar Negeri  Jepang menyebutkan bahwa tidak ada penumpang WNI. Namun ada 78 awak (kru) kapal WNI,'' kata Eko Junor.

Lebih lanjut Eko Junor menjelaskan pihak KBRI Tokyo belum memperoleh akses langsung kepada para kru kapal asal Indonesia ini. Namun otoritas Jepang memastikan semua kru asal Indonesia dalam kondisi baik sementara ini dan terjamin untuk makan dan pelayanan kesehatan di atas kapal. 

''Kami tidak bisa cek langsung. Namun makan dan supply lainnya disediakan manajemen kapal di bawah pengawasan otoritas Jepang,'' terang Eko Junor. 

Seperti diberitakan NHK, pemerintah Jepang melalui Kementerian Kesehatan Jepang memastikan ada 41 orang lagi dalam kapal pesiar itu yang positif terindikasi virus Corona. Kementerian Kesehatan Jepang menjelaskan dari 41 orang itu, 21 orang dari Jepang, 8 orang dari Amerika Serikat, 5 orang dari  Australia, 5 orang Kanada, 1 orang  Argentina, dan 1 orang warga negara Inggris. Untuk sementara ini ada 61 kasus yang terjangkit virus Corona dalam kapal pesiar itu. 

Kapal pesiar itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak. Kapal itu telah dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak seorang pria dari Hong Kong ditemukan telah terinfeksi virus Corona. 

Di Jepang, jumlah kasus yang terjangkit virus Corona bertambah menjadi 81 kasus. Lebih dari separuh jumlahnya berada di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina itu.***

Editor:hasan b
Sumber:vivanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww