Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
19 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
DPR RI
20 jam yang lalu
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
3
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Anggaran Kesehatan 2021 Sekitar Rp169, 7 T, Termasuk untuk Pengadaan Vaksin
4
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
Ekonomi
22 jam yang lalu
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
5
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
7 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
6
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Pendidikan
21 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona

78 WNI Jadi Kru pada Kapal Pesiar yang Puluhan Penumpangnya Terbukti Terinfeksi Virus Corona
Kapal pesiar Diamond Princess. (detik.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 22:14 WIB
JAKARTA - Otoritas Jepang melakukan karantina terhadap kapal Pesiar Diamond Princess di pelabuhan Yokohama karena puluhan kapal tersebut terbukti terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Vivanews.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Jepang terus menjalin komunikasi dengan pihak otoritas Jepang terkait adanya WNI yang menjadi kru di kapal Diamond Princess.

Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Eko Santoso Junor kepada VIVAnews mengatakan, dari informasi yang didapat pihak otoritas Jepang ada 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar itu.

''Informasi sementara yang diperoleh KBRI Tokyo dari Kementerian Luar Negeri  Jepang menyebutkan bahwa tidak ada penumpang WNI. Namun ada 78 awak (kru) kapal WNI,'' kata Eko Junor.

Lebih lanjut Eko Junor menjelaskan pihak KBRI Tokyo belum memperoleh akses langsung kepada para kru kapal asal Indonesia ini. Namun otoritas Jepang memastikan semua kru asal Indonesia dalam kondisi baik sementara ini dan terjamin untuk makan dan pelayanan kesehatan di atas kapal. 

''Kami tidak bisa cek langsung. Namun makan dan supply lainnya disediakan manajemen kapal di bawah pengawasan otoritas Jepang,'' terang Eko Junor. 

Seperti diberitakan NHK, pemerintah Jepang melalui Kementerian Kesehatan Jepang memastikan ada 41 orang lagi dalam kapal pesiar itu yang positif terindikasi virus Corona. Kementerian Kesehatan Jepang menjelaskan dari 41 orang itu, 21 orang dari Jepang, 8 orang dari Amerika Serikat, 5 orang dari  Australia, 5 orang Kanada, 1 orang  Argentina, dan 1 orang warga negara Inggris. Untuk sementara ini ada 61 kasus yang terjangkit virus Corona dalam kapal pesiar itu. 

Kapal pesiar itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak. Kapal itu telah dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak seorang pria dari Hong Kong ditemukan telah terinfeksi virus Corona. 

Di Jepang, jumlah kasus yang terjangkit virus Corona bertambah menjadi 81 kasus. Lebih dari separuh jumlahnya berada di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina itu.***

Editor:hasan b
Sumber:vivanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww