Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut

Ribuan Relawan #2019GantiPresiden Padati Pelataran Monas, Ada yang Datang dari Aceh dan Maluku

Ribuan Relawan #2019GantiPresiden Padati Pelataran Monas, Ada yang Datang dari Aceh dan Maluku
Ribuan relawan #2019GantiPresiden memadati pelataran Monumen Nasional, Ahad (6/5) pagii. (republika.co.id)
Minggu, 06 Mei 2018 09:35 WIB
JAKARTA - Ribuan relawan #2019GantiPresiden memadati pelataran Monumen Nasional (Monas) di dekat Patung Kuda, Ahad (6/5) pagi. Mereka tidak hanya datang dari Jakarta dan sekitarnya, tapi ada yang datang dari luar Pulau Jawa, seperti dari Aceh dan Maluku.

Dikutip dari republika.co.id, para relawan #2019GantiPresiden menggunakan kaos berbagai tulisan dengan tema ganti presiden.

''Selamat datang semua yang inginkan perubahan, 2019 ganti presiden. Ini ada yang datang jauh-jauh dari Maluku, juga Aceh,'' ujar inisiator #2019GantiPresiden, Neno Warisman, di Monas, Jakarta Pusat, Ahad pagi.

Dalam kesempatan itu, Neno menyampaikan bahwa penyampaian aspirasi Pilpres 2019 dan deklarasi relawan ganti presiden 2019 adalah merupakan aksi dan gerakan yang konstitusional.

Hal itu sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan. Kata Neno, deklarasi ini adalah aksi yang dilakukan merupakan aksi damai.

''Ini sebagai wujud dari kecintaan terhadap agama, bangsa dan negara, serta perduli akan kelangsungan kehidupan dan keutuhan berbangsa dan bernegara,'' tambahnya.

Selain itu, Neno meminta agar para relawan yang datang di Monas tidak melakukan tindakan menghasut, menghina dan memprovokasi terhadap sesama peserta aksi maupun pihak-pihak lain di luar aksi.

Kemudian juga agar para relawan tidak mudah terprovokasi dan menjauhkan diri dari pihak-pihak yang  akan mengacaukan aksi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww